KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Selasa pukul 08.10 WIT. Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono melaporkan bahwa letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak.
“Erupsi terjadi dengan ketinggian kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak,” ujar petugas PGA Dukono, Sarjan Roboke, dalam keterangan tertulis di Ternate.
Abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal terpantau mengarah ke selatan. Letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo 24 mm dan durasi 55,80 detik di Pos PGA Dukono, yang berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
Jarak titik aktivitas gunung dengan permukiman penduduk berkisar antara 10 hingga 15 kilometer. Saat ini, Gunung Dukono yang memiliki ketinggian 1.087 meter di atas permukaan laut masih berstatus Level II atau Waspada.
Masyarakat serta wisatawan diimbau untuk tidak mendekati kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer. “Erupsi terjadi secara periodik, dan sebaran abu tergantung pada arah serta kecepatan angin,” tambahnya.
Warga di sekitar Gunung Dukono disarankan untuk selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan pernapasan. (AN/KT)


























