Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

DLH Maluku Dapat Bantuan Kapal Keruk Sampah

badge-check


Pejabat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku menjelaskan soal bantuan kapal keruk sampah dari Perancis di Komisi II DPRD Maluku, di Kota Ambon, Selasa (27/2/2024). ANTARA Perbesar

Pejabat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku menjelaskan soal bantuan kapal keruk sampah dari Perancis di Komisi II DPRD Maluku, di Kota Ambon, Selasa (27/2/2024). ANTARA

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Plh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maluku Rusdi Mewal mengatakan sebuah kapal keruk sampah laut bantuan Perancis saat ini masih dalam proses perakitan dan dijadwalkan pertengahan tahun ini sudah tiba di Kota Ambon.

“DLH Maluku memperoleh dukungan kapal pengangkut sampah laut dari Perancis, namun saat ini masih dirakit,” kata Rusdi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Maluku di Ambon, Selasa.

Menurut Rusdi, dijadwalkan antara Juni atau Juli tahun ini baru kapal keruk sampah laut tersebut tiba di Kota Ambon.

Namun kehadiran kapal itu belum bisa dikatakan menyelesaikan persoalan sampah di laut mengingat produksi sampah Maluku sekitar 300.000 ton setiap tahun, sementara Kota Ambon saja sekitar 200 ton per hari membutuhkan peralatan yang bukan hanya satu kapal.

“Kalau lewat dukungan Komisi II DPRD Maluku mengusulkan penambahan satu kapal pengangkut sampah di laut dari pemerintah lagi, sebab sudah ada pengusulan satu kapal sejak tahun lalu namun belum terealisasi,” ujarnya.

Kemudian DLH Maluku juga memiliki tiga alat penangkap sampah laut yang ada di Wai Batugantung, Wai Hoku dan Way Batumerah belum bisa berfungsi dengan baik mengingat sarana dan prasarananya belum mendukung guna membawa sampah laut ke darat.

“Jadi melalui proposal ini kami menyampaikan berapa sarana pendukung yang diperlukan guna meningkatkan operasional alat penangkap sampah laut dimaksud,” jelas Rusdi.

DLH Maluku juga membutuhkan kendaraan roda tiga yang bisa digunakan untuk memasuki lorong-lorong pemukiman warga guna mengangkut sampah.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Maluku Johan John Lewerissa mengatakan penjelasan ini sudah beberapa kali disampaikan ke komisi termasuk saat melakukan agenda penyampaian aspirasi pada 2023 di Jakarta.

“Persoalan lingkungan hidup memang menjadi tanggung jawab kita semua, dan termasuk pengadaan kapal keruk sampah itu pernah saya sampaikan juga ke Kementerian Lingkungan Hidup,” tandasnya.

Namun jawaban dari Kementerian LH kalau anggaran pengadaan kapal itu tidak ada pada mereka tetapi di Kementerian Keuangan RI.

Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi II DPRD Maluku Johan John Lewerissa untuk menjaring aspirasi dinas/instansi terkait yang merupakan mitra komisi dalam pelaksanaan agenda penyampaian aspirasi ke pemerintah. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polisi Sita 220 Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Ambon

25 Juli 2026 - 20:26 WIT

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Sabet MATRA Award 2026, Pemkot Ambon Tercepat & Terbaik Salurkan Dana Desa di Maluku

22 Juli 2026 - 20:56 WIT

Menyapu Sampah, Merawat Kebersihan: Aksi Nyata Lanud Pattimura di Desa Hatu

21 Juli 2026 - 20:56 WIT

Trending di Amboina