Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan di Ongkoliong

badge-check


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

AMBON – Kapolresta Pulau Ambon, Kombes Pol Raja Arthur Simamora memastikan identitas pelaku pembacokan terhadap Edwin Lessy telah diketahui.

Edwin Lessy sendiri merupakan pegawai Kantor ubernur Maluku yang dikeroyok warga saat mencoba melerai bentrok di kawasan pertigaan Ongkoliong, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Minggu (2/10) pukul 04.45 WIT.

“Kami sudah mengidentifikasi siapa pelakunya,” kata Kombes Pol Raja Arthur Simamora Senin (3/10).

Simamora mengatakan, terduga pelaku pembacokan terhadap Edwin Lessy berinisial SM. Sebagaimana info yang berhasil dikantongi penyidik Polresta.

Karena itu dia mengimbau terduga pelaku pembacokan segera menyerahkan diri. Jika tidak, yang bersangkutan segera ditangkap. “Saya sudah berkoordinasi bersama Kapolsek, unsur pemuda dan Saniri Batu Merah serta pihak keluarga supaya terduga pelaku segera menyerahkan diri,” tegasnya.

Ditambahkan Kapolresta Ambon itu penyidik saat ini sudah membentuk tim untuk memburu pelaku pembacok warga Ahuru Mesjid Al Huda Negeri Batu merah kecamatan Sirimau kota ambon itu.

Sebelumnya diberitakan, Edwin Lessy dibacok saat mencoba melerai bentrok di kawasan pertigaan Ongkoliong, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Minggu (2/10) pukul 04.45 WIT.

Saat hendak melerai, salah satu warga langsung membacok korban sebanyak tiga kali akibatnya belakang kepala dan tangan mengalami luka sobek. Dalam rilis yang disampaikan Kasi Humas Polresta Ambon dan Pp Lease, Ipda Moyo Utomo Minggu (2/10).

Menurutnya insiden tindak pidana penganiayaan ini terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.45 Wib di Ongkoliong.

Moyo menjelaskan, dari keterangan korban E, awalnya korban dari arah asrama Batu Merah hendak menuju ke Kapahaha, namun melihat ada insiden perkelahian antar warga Batu merah dan Ongkoliong.  Korban yang berprofesi PNS ini lulu berniat melerai.

Tapi di saat bersamaan satu orang dari pihak ongkoliong datang memegang sebilah parang dan langsung memotong korban dengan parang.

Korban dipotong sebanyak tiga (tiga) kali dan mengenai pada bagian tangan kiri sebanyak 2 (dua) kali dan 1 (satu) kali mengenai pada bagian belakang kepala korban.

Setelah dipotong korban terjatuh di atas jalan raya, namun korban sempat melihat pelaku yang melarikan diri. Saat ini Korban sementara berada di rumah sakit bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif.(KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Resmi Groundbreaking Blok Masela Dari Jakarta, Presiden: Ini Utang Saya ke Rakyat Maluku

16 Juli 2026 - 22:47 WIT

BP2JK Maluku Diduga Jadi Sarang Suap Tender Proyek Kontraktor “Kakap”

15 Juli 2026 - 22:26 WIT

BPJN Maluku Pastikan Preservasi Jalan Seram–Wailoping Jalan Sesuai Kontrak Multi Years Hingga Oktober 2026

15 Juli 2026 - 22:00 WIT

Polda Maluku Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden ke Blok Masela

14 Juli 2026 - 22:53 WIT

Trending di Maluku