KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Hampir dua bulan sudah, kursi Partai Golongan Karya (Golkar) di DPRD Maluku kosong. Kekosongan terjadi setelah ditinggalkan anggota dewan Maluku Dapil Buru, Alm. Murniati Sulaiman Hentihu yang meninggal dunia pada awal Agustus 2021 lalu.
Kendati demikian, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Maluku sudah menyiapkan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap almarhumah. Bahkan, berkasnya pun telah diusulkan ke Sekretariat DPRD Maluku.
“Berkas PAW sudah dimasukan. Golkar mengusulkan Michelle Tasane menggantikan Almarhumah Hentihu,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Maluku, Bodewin Wattimena dihubungi Kabar Timur, kemarin.
Menurutnya, pengusulan berkas Tesane sudah sejak beberapa waktu lalu. Tesane diketahui sebagai pemenang suara terbanyak kedua dari Partai Golkar pada Pileg Buru-Bursel tahun 2019 lalu.
Usai menerima berkas, pihak sekretariat kemudian melakukan tela’ah. Hasilnya, masih ditemukan sejumlah kekurangan pada berkas Tesane yang diusulkan langsung dari DPD Partai Golkar Maluku. “Tapi kami sudah menghubungi langsung pak Tesane maupun pihak DPD Golkar agar bisa melengkapi seluruh berkas yang masih dianggap kurang,” ungkapnya.
Bodewin menjelaskan, pihak sekretariat tinggal menunggu kelengkapan berkas. Jika sudah, berkas nantinya akan diteruskan ke KPUD Maluku untuk kemudian diverifikasi lebih lanjut. Setelah verifikasi, baru lah KPUD menyerahkan kembali ke Sekretariat DPRD Maluku untuk selanjutnya diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), lewat Gubernur Maluku.
“Batas waktu tujuh hari untuk DPRD meneruskan ke KPUD, setelah berkas lengkap, bukan pada saat usulan oleh DPD, karena jika berkas belum lengkap, maka DPRD tidak mungkin meneruskan ke KPUD,” terangnya.
Sekadar tahu, Murniati Sulaiman Hentihu dinyatakan meninggal dunia pada 10 Agustus 2021 lalu. Istri dari mantan Bupati Buru, Husni Hentihu itu wafat akibat menderita sakit. (KTY)


























