Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Daerah

Pelayanan Publik di SBB Sempat Lumpuh

badge-check


Pelayanan Publik di SBB Sempat Lumpuh Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Kapan pastinya pelantikan Plt Bupati SBB Timotius Akerina menjadi bupati definitif itu belum disampaikan oleh jenjang kepemimpinan di atas.

Isu pelantikan Timotius Akerina menjadi bupati definitif Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menyebabkan pelayanan publik di seantero dinas badan lumpuh total.

Bagaimana tidak, bukan saja Akerina dan Sekda Mansyur Tuharea, seluruh pimpinan kecamatan, dinas, badan semua berbondong-bondong ke Kota Ambon.

“Pelayanan publik di SBB lumpuh total sejak hari Rabu kemarin. Yang rugi masyarakat,” kata tokoh muda Kabupaten SBB Edy Tuanalapraya, kepada Kabar Timur melalui telepon seluler, Kamis (16/9).

Kedatangan rombongan pejabat SBB tersebut, kata dia, juga membuat sebagian besar hotel dan penginapan di Kota Ambon relatif terisi penuh. Yang menurut Tuanalapraya biaya akomodasinya sudah pasti pakai anggaran daerah.

“Bagaimana hotel penginapan seng penuh, karena bukan cuma Bupati dan Sekda. Yang datang ini deng dia punya hulubalang semua,” ujarnya.

Padahal pelantikan yang sedianya direncanakan Rabu lalu ternyata informasinya batal. Makanya yang rugi, ujar dia,  adalah masyarakat di daerah itu.

Terpisah, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Maluku Dominggus Boy Kaya mengaku kegiatan pelantikan Timotius Akerina sebagai bupati definitif oleh Gubernur Murad Ismail belum dilaksanakan.  “Belum, belum, katong masih tunggu arahan dari pimpinan. Gubernur,” akui Boy Kaya dimintai konfirmasi di kantornya.

Menurutnya, kapan pastinya pelantikan Plt Bupati SBB Timotius Akerina menjadi bupati definitif itu belum disampaikan oleh jenjang kepemimpinan di atas. “Khan ada pa Asisten dan Pak Sekda. Beliau-beliau ini juga belum dapat petunjuk dari atas (gubernur),” ungkap Boy.

Sebelumnya Boy Kaya menjelaskan pelantikan Timotius Akerina terlebih dulu harus menunggu SK Mendagri Tito Karnavian.  Diakui pengusulan Akerina sebagai Bupati SBB defenitif telah dilakukan sejak dua pekan lalu.

Sekadar tahu pasca Bupati Yasin Payapo tutup usia pada 1 Agustus 2021 lalu Kabupaten SBB hingga kini belum memiliki kepala daerah defenitif. Dan sebagai penggantinya, adalah Wakil Bupati SBB yang dijabat Timotius Akerina. (KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polda Maluku Ungkap 33 Kasus Narkotika Sejak Mei Hingga Juni 2026

29 Juni 2026 - 02:31 WIT

Umar Lessy Terpilih Aklamasi Jadi Ketua IKA Unidar Ambon

29 Juni 2026 - 02:26 WIT

Gakkum ESDM Resmi Tetapkan 25 Tersangka, 13 Lainnya DPO di Kasus Tambang Emas Gunung Botak Maluku

26 Juni 2026 - 02:02 WIT

Kodaeral Ambon Latihan Tempur di Atas KRI Dorang

25 Juni 2026 - 01:20 WIT

TNI Bersihkan Jalur Groundbreaking Megaproyek Blok Masela

25 Juni 2026 - 01:17 WIT

Trending di Utama