Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Satgas “Warning” BTN Cabang IAIN Ambon

badge-check


Satgas “Warning” BTN Cabang IAIN Ambon Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ambon, “mewarning” Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, yang kedapatan menciptakan kerumunan dalam proses pembayaran uang semester mahasiswa. 

Koordinator Fasilitas Bidang Kerja Satgas Covid-19 Ambon, Benny Sellano, kepada wartawan, Rabu (3/3), mengaku, BTN Cabang IAIN Ambon telah melanggar aturan Protokol Kesehatan dengan menciptakan kerumunan. 

“ Selasa (2/3), kita lakukan Operasi Yustisi di sana (BTN Cabang IAIN Ambon), ternyata benar banyak mahasiswa yang mengantri bayar uang semester. Kerumunan besar terjadi, bahkan banyak tidak pakai masker. Akhirnya kita bubarkan, “ kata Benny. 

Pelanggaran yang dilakukan BTN Cabang IAIN Ambon tersebut, lanjut Benny, merupakan pertama kalinya. Pihaknya telah memberikan  peringatan keras kepada BTN agar hal serupa tidak terjadi lagi. 

“Ini pelanggaran pertama dilakukan BTN Cabang IAIN Ambon. Kami beri peringatan pertama dan terakhir. Pokoknya, aktifitas pembayaran uang semester di IAIN Ambon akan dipantau penerapan Prokesnya, “tegasnya.

Benny menegaskan, jika BTN Cabang IAIN Ambon kedapatan melakukan pelanggaran yang menyebabkan terjadi kerumunan, pihaknya langsung berikan sanksi tegas sesuai Peraturan Walikota (Perwali) Ambon, Nomor 25 tahun 2020.

“Kalau kedapatan lagi, tidak ada kesempatan kedua bagi BTN Cabang IAIN Ambon, terbebas dari sanksi. Intinya mereka dalam pantauan sampai ada kerumunan disana, otomatis sanksi administratif harus diterima, “ ungkap Benny.

Pihaknya menyesali penerapan aturan Prokes BTN Cabang IAIN Ambon terkesan tidak perduli bahaya penyebaran Covid-19. “Kurang ketatnya Prokes di BTN Cabang IAIN Ambon disesali. Padahal, untuk membasmi wabah ini, dukungan semua pihak dibutuhkan. Semoga ke depan mereka bisa lebih disiplin dalam mengikuti anjuran pemerintah, “ tutupnya. 

(KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku