Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Jamsostek Santuni Dua Pendeta

badge-check


Jamsostek Santuni Dua Pendeta Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – BPJAMSOSTEKcabang Maluku menyerahkan santunan kepada dua ahli waris yang merupakan pendeta di jajaran Gereja Protestan Maluku (GPM).

Santunan diserahkan kepala BPJAMSOSTEK cabang Maluku Mangasa Laorensius Oloan, kepada ketua Sinode GPM A.J.Werinussa untuk diteruskan kepada ahli waris penerima, di Ambon.

Laorensius menyatakan, pihaknya menyerahkan santunan jaminan kematian (JKM) kepada dua orang ahli waris pendeta dan satu orang tuagama di klasis Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat yang merupakan pekerja di jajaran GPM.

Masing-masing ahli waris menerima santunan yang berbeda yakni ahli waris pendeta Mary Pattipeilohy menerima santunan sebesar Rp42 juta untuk JKM, Rp9,2 juta untuk Jaminan Hari Tua (JHT) dan santunan beasiswa anak Rp174 juta.

Sedangkan dua ahli waris lainnya yakni pendeta Elizabet Tauran Ririmasse menerima JKM sebesar Rp42 juta dan JHT Rp3,6 juta.

Dijelaskannya, sinode GPM sejak tahun 2015 telah mendaftarkan pekerja organik yakni para pendeta dan pekerja di kantor sinode dan klasis sebagai peserta BPJAMSOSTEK. “Kewajiban kami terhadap peserta kami bagi yang meninggal dunia, ahli waris berhak menerima santunan kematian yang yang kami serahkan hari ini, “ katanya.

Pihaknya saat ini telah menjalin sinergitas dengan sinoda GPM untuk melakukan edukasi dan sosialisasi ke 34 klasis di jajaran GPM.

Sebagian besar klasis telah dilakukan sosialisasi, sasaran BPJamsostek bukan hanya pekerja organik, tetapi juga non-organik. “Pekerja non-organik yang menjadi sasaran kami yakni anggota jemaat, tuagama, guru sekolah minggu di seluruh gereja, “ ujarnya.

Sementara itu sekretaris departemen pengembangan oikumenis sinode GPM, Henry Hetharie mengatakan, GPM merupakan lembaga sosial keagamaan yang mempekerjakan pekerja baik pendeta maupun non pendeta.

“Kewajiban kita kepada negara adalah patuh terhadap UU dan PP, sehingga kita mengikutsertakan semua pendeta dan pegawai non pendeta masuk di program BPJAMSOSTEK, “ katanya.

Hingga saat ini jumlah tenaga kerja GPM yang terdaftar BPJAMSOSTEK sebanyak 401 orang yang mengikuti tiga program. “Ke depan seluruh pekerja non organik di GPM seperti majelis jemaat,, tuagama, guru sekolah minggu di seluruh gereja akan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, “ ujarnya. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polisi Sita 220 Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Ambon

25 Juli 2026 - 20:26 WIT

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Sabet MATRA Award 2026, Pemkot Ambon Tercepat & Terbaik Salurkan Dana Desa di Maluku

22 Juli 2026 - 20:56 WIT

Menyapu Sampah, Merawat Kebersihan: Aksi Nyata Lanud Pattimura di Desa Hatu

21 Juli 2026 - 20:56 WIT

Trending di Amboina