KABARTIMURNEWS.COM.SAPARUA-Suasana khidmat dan penuh wibawa menyelimuti Istana Raja Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Sabtu, 23 Mei 2026 siang, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, resmi melantik dan mengukuhkan Syarifuddin Pattisahusiwa sebagai Raja Negeri Siri Sori Islam yang baru.
Prosesi sakral ini tidak hanya menjadi momentum adat, tetapi juga disaksikan sekitar 4.000 warga Siri Sori Islam yang datang dari berbagai penjuru Nusantara demi menyaksikan babak baru kepemimpinan di tanah kelahiran mereka.
Dalam sambutannya, Bupati memberikan pesan mendalam bagi pemimpin yang baru dilantik. Beliau menegaskan amanah kepemimpinan harus dijaga dengan dedikasi tinggi, serta menempatkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan profesional sebagai prioritas utama.
“Pemerintah negeri adalah ujung tombak pelayanan publik. Diperlukan sinergi yang kokoh antara pemerintah negeri, kabupaten, hingga provinsi demi mengakselerasi pembangunan daerah,” ujar Bupati.
Tak hanya itu, sorotan khusus juga diberikan pada sektor finansial desa. Bupati secara tegas mengingatkan pentingnya tata kelola Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersih. Ia mewanti-wanti agar seluruh anggaran dikelola secara transparan, akuntabel, dan partisipatif.
“Hindari segala bentuk penyimpangan. Pastikan setiap rupiah dari anggaran desa digunakan tepat sasaran untuk kemajuan negeri dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya mengimbau.
Bupati juga mengajak Raja Siri Sori Islam yang baru untuk tampil sebagai figur pengayom yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa memandang golongan.
Langkah inklusif ini dinilai untuk menciptakan stabilitas dan pembangunan yang harmonis serta berkelanjutan.
Acara pelantikan ini menjadi magnet bagi para petinggi daerah. Sederet tokoh penting turut hadir menyaksikan prosesi adat ini, di antaranya: Gubernur Maluku: Hendrik Leweriasa, Ny. Ani Vanath (istri Wagub Maluku) dan Boy Latuconsina (Anggota DPD RI), Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto dan Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto.
Selain itu, hadir juga Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku, Walikota dan Wakil Walikota Ambon, Bupati Buru, serta Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur.
Hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku serta Kabupaten/Kota, jajaran Forkopimda, para raja negeri adat, hingga tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan perempuan. Kehadiran para tokoh lintas sektor ini menegaskan betapa pentingnya posisi Negeri Siri Sori Islam dalam tatanan adat dan pemerintahan di Maluku. (KTE)


























