KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar di wilayah terdepan, terluar dan terpencil (3T) melalui kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026.
“Ini sebagai bentuk komitmen Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Plt Kepala Kantor Perwakilan BI Maluku Dhita Aditya Nugraha dalam keterangannya di Ambon, Kamis.
Ia menjelaskan pelaksanaan ERB di Maluku berlangsung pada 29 April hingga 6 Mei 2026 dengan menjangkau enam pulau, yakni Pulau Kur, Pulau Teor, Pulau Kesui, Pulau Seram, Pulau Buru dan Pulau Manipa.
Kegiatan tersebut menggunakan Kapal Perang KRI Dorang-874 yang diberangkatkan dari Pangkalan TNI AL Ambon.
“Penyelenggaraan ERB guna memastikan pemenuhan kebutuhan dan kualitas uang yang beredar di masyarakat khususnya di daerah blank spot yang selama ini belum dapat dijangkau,” ujar Dhita.
Menurut Dhita, tantangan distribusi uang rupiah di wilayah 3T meliputi kondisi geografis, keterbatasan infrastruktur, hingga jaringan telekomunikasi.
Karena itu, BI bersinergi dengan TNI AL untuk memperluas jangkauan layanan kas di daerah kepulauan.
Selain penukaran uang, ia menambahkan kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat.
“BI berharap distribusi uang rupiah dapat merata sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menggunakan dan merawat rupiah,” tutur dia.(AN/KT)


























