KABARTIMURNEWS.COM.BANDANAIRA-Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 106 milik PT Pelni (Persero) menabrak Penginapan Rahmat yang bersebelahan dengan Penginapan Babu Salam, di Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Selasa, 28 April 2026, sekira pukul 09.45.WIT.
Akibat insiden itu, salah satu kamar penginapan tersebut jebol alias hancur. Tidak ada korban dalam insiden tersebut. Insiden tersebut terjadi, ketika kapal milik PT Pelni hendak bersandar di Pelabuhan Banda Naira.
Kepala Cabang PT Pelni Ambon Ridwan Mandaliku mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan tim di lapangan untuk menelusuri penyebab insiden tersebut.
“Waktu kejadian kami langsung gerak cepat koordinasi dengan tim Pelni di lapangan. Saat ini kami masih menelusuri apa penyebabnya,” katanya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil konfirmasi sementara, insiden tersebut mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.
“Dampaknya hanya satu rumah warga yang terdampak berupa jebol dan mengalami rusak parah, sementara penyebabnya masih kami telusuri,” ujar dia.
Ridwan menambahkan, pihaknya juga telah menemui keluarga yang terdampak guna mendata dan merinci kerugian yang dialami.
“Untuk keluarga yang terdampak ini kami sudah menemui pihak keluarga untuk merincikan kerugiannya,” katanya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut”.
Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan bagian depan kapal yang diduga milik PT Pelni menabrak bangunan warga hingga merusak dinding rumah di wilayah Kecamatan Banda.
Dalam rekaman tersebut terlihat tembok rumah jebol dengan material bangunan berserakan di dalam ruangan, sementara badan kapal tampak menempel pada sisi bangunan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden terjadi saat kapal hendak bersandar di Pelabuhan Banda Neira, namun diduga keluar dari jalur sandar hingga menghantam bangunan di pesisir.
Selain rumah warga, sejumlah longboat di sekitar area pelabuhan juga dilaporkan terdampak. Kerusakan cukup parah terlihat pada bangunan penginapan dua lantai di kawasan pantai tersebut.
Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan laut tersebut. (AN/KT)


























