Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Polda Maluku Libatkan Komnas HAM Dalam Penyelesaian Konflik Sosial

badge-check


     Polda Maluku Libatkan Komnas HAM Dalam Penyelesaian Konflik Sosial Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam upaya penyelesaian konflik sosial di wilayah Maluku, pascaperistiwa bentrokan antarwarga Morela dan Hitu, Maluku Tengah.

“Penyelesaian konflik bukan saja melakukan pemulihan keamanan, rekonsiliasi dan renovasi terhadap dampaknya, tetapi juga penegakan hukum sehingga ada efek jera terhadap para pelaku,” kata Irwasda Polda Maluku Kombes Pol I Made Sunarta, di Ambon, Kamis.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan audiensi antara Polda Maluku dan Komnas HAM RI Perwakilan Provinsi Maluku di ruang Rapat Pejabat Utama (PJU) Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon.

Kunjungan kerja Komnas HAM diterima Irwasda Polda Maluku didampingi Direktur Binmas Kombes Pol Hujrah Soumena. Dalam pertemuan itu, Irwasda menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap sinergi kedua lembaga semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan di Maluku.

Ia menyampaikan terima kasih atas masukan dan saran dari Komnas HAM. Ia menegaskan, penyelesaian konflik di Maluku harus melibatkan seluruh pihak, termasuk Komnas HAM, agar penanganannya komprehensif.

Ia juga menyayangkan peristiwa bentrokan tersebut karena selain warga menjadi korban, terdapat anggota kepolisian yang mengalami luka tembak saat bertugas melakukan penyekatan dan pengamanan.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Komnas HAM Wilayah Maluku Edy Sutichno menyampaikan terima kasih atas penerimaan dari jajaran Polda Maluku.

Ia juga mengapresiasi respons cepat kepolisian dalam menangani berbagai gangguan kamtibmas dan konflik sosial di wilayah tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi atas respon cepat Polda Maluku pada beberapa kejadian gangguan kamtibmas dan konflik di wilayah Maluku,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Komnas HAM turut mengoordinasikan atensi mereka terhadap peristiwa bentrokan antara warga Negeri Morela dan Hitu beberapa waktu lalu.

Menurut Edy, pihaknya mengetahui bahwa Polda Maluku telah bergerak cepat melakukan penyekatan dan mediasi untuk meredam situasi.

“Untuk bentrokan antara warga Morela dan Hitu saat ini menjadi atensi kami. Kami berharap persoalan tersebut benar-benar selesai dan tuntas,” katanya.

Pada akhir pertemuan itu, Komnas HAM meminta agar Polda Maluku dapat mempertimbangkan pendirian pos pengamanan permanen di wilayah-wilayah rawan gangguan kamtibmas, guna mengantisipasi potensi konflik yang lebih besar di tengah masyarakat.

Sebelumnya, bentrokan antarwarga Desa Morela dan Negeri Hitu Messing Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, pecah pada Jumat (6/2) dini hari. Imbasnya, enam rumah dilaporkan terbakar, dua warga dan anggota polisi terluka.

Dua anggota polisi yang terluka tembak adalah Brigpol Dussalam Nunlehum anggota Unit Reskrim Polsek Leihitu dan Brigpol Alfauzan Malawat, anggota Ditintelkan Polda Maluku. Bentrokan juga melukai dua warga. Mereka adalah Fardan Uwen dan Aly Pellu, yang keduanya juga merupakan korban luka tembak. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Pertamina Pastikan Stok BBM Terjaga di Maluku dan Papua saat Ramadhan

19 Februari 2026 - 21:09 WIT

Ramadhan Damai di Maluku: Kapolda Komitmen Kapolda Kawal Ibadah Warga

18 Februari 2026 - 22:24 WIT

Petakan Risiko Gempa Maluku: Riset Guru Besar Unpatti Ungkap Zona Paling Rawan

18 Februari 2026 - 21:12 WIT

BKHIT Maluku Perkuat Pengawasan Pelabuhan-Bandara Hingga Lebaran 2026

18 Februari 2026 - 19:04 WIT

Tim SAR Berhasil Evakuasi 246 Penumpang KM Intim Teratai

18 Februari 2026 - 17:57 WIT

Trending di Maluku