Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Stok Bahan Pokok di Maluku Aman Hingga Lebaran 2026

badge-check


     Stok Bahan Pokok di Maluku  Aman Hingga Lebaran 2026 Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Pemerintah Provinsi Maluku memastikan stok bahan  pokok aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maluku Faradilla Attamimi di Ambon, Ahad  mengatakan total ketersediaan sejumlah komoditas strategis berada di atas kebutuhan selama Ramadhan hingga Lebaran.

“Berdasarkan perhitungan kebutuhan bulan Ramadhan 1447 H dan ketersediaan yang ada, stok bahan pokok  dalam kondisi aman dan surplus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai Lebaran 2026,” kata dia.

Ia merinci  total kebutuhan beras selama Ramadhan tercatat sebesar 23.534 ton, terdiri atas kebutuhan rumah tangga 14.125 ton, kebutuhan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2.118 ton, non rumah tangga/industri 5.490 ton, serta kebutuhan MBG 1.801 ton.

Sementara itu, total ketersediaan beras mencapai 67.011 ton yang bersumber dari produksi domestik 57.551 ton dan stok 9.460 ton, dengan pasokan masuk dari Makassar dan Surabaya.

“Artinya, beras sangat aman dan jauh di atas kebutuhan,” ujarnya.

Untuk komoditas jagung, kebutuhan tercatat 593,51 ton, sedangkan total ketersediaan mencapai 796 ton yang berasal dari produksi domestik 210 ton, stok 62 ton, serta rencana pasokan masuk 524 ton dari Surabaya.

Kebutuhan bawang merah sebesar 494 ton dengan total ketersediaan 722 ton yang berasal dari stok 142  ton dan rencana pasokan 580 ton dari Makassar dan Surabaya. Bawang putih dengan kebutuhan 469 ton juga tercukupi dengan total ketersediaan 636 ton.

Pada komoditas cabai merah, kebutuhan tercatat 341 ton dan tersedia 444 ton yang bersumber dari stok 37 ton serta pasokan dari Namlea, Kobisonta, dan Manado. Cabai rawit dengan kebutuhan 472 ton juga aman dengan total ketersediaan 579 ton.

Untuk protein hewani, kebutuhan daging sapi sebesar 460 ton dan tersedia 1.142 ton dari produksi domestik 1.006 ton serta stok 136 ton. Daging ayam dengan kebutuhan 1.200 ton memiliki ketersediaan 1.863 ton, sedangkan telur dengan kebutuhan 1.196 ton tersedia 2.773 ton.

Komoditas gula pasir dengan kebutuhan 1.500 ton tercukupi dari total ketersediaan 2.839 ton, yang berasal dari stok 643 ton dan rencana pasokan masuk 2.196 ton dari Surabaya. Minyak goreng dengan kebutuhan 1.649 ton juga tersedia 2.801 ton dari stok 978 ton dan pasokan 1.823 ton.

Kadis menambahkan, perhitungan kebutuhan tersebut mengacu pada jumlah penduduk berdasarkan data BPS Maluku 2025, serta memperhitungkan peningkatan konsumsi saat Ramadhan dan Lebaran. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kejagung Turun Gunung Memburu Jejak Rp600 Miliar di Kabupaten Seram Barat, Maluku

15 Februari 2026 - 18:48 WIT

Sidang Korupsi KKT: PT Tanimbar Energi Jadi “Anak Emas”, Jatah BUMD Lain Dilibas

14 Februari 2026 - 02:42 WIT

Bendahara Kejari SBT Dijebloskan ke Rutan Ambon, Akibat Korupsi Rp901 Juta

14 Februari 2026 - 02:30 WIT

Plt Sekwil PPP Maluku Sebut Penolakan Kubu Rovik Hanya “Ekspresi Emosional”

14 Februari 2026 - 01:50 WIT

ALTAR “Serbu” Kantor Bupati KKT dan Polisikan Dugaan Korupsi ke Kejari

10 Februari 2026 - 20:51 WIT

Trending di Maluku