Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Bentengi Maluku, Imigrasi Ambon “Saring” WNA Lewat Digitalisasi Pengawasan

badge-check


Bentengi Maluku, Imigrasi Ambon  “Saring” WNA Lewat Digitalisasi Pengawasan Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon menabuh genderang perang terhadap potensi pelanggaran warga negara asing (WNA) di Maluku.

Memasuki tahun 2026, otoritas imigrasi memperketat “pagar” keamanan melalui optimalisasi aplikasi Layanan Data Keimigrasian (LDK) guna memantau setiap jengkal pergerakan orang asing.

Langkah agresif ini diambil menyusul lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara ke Maluku yang menembus angka 38 ribu kunjungan pada 2025. Imigrasi menegaskan tidak ingin kecolongan oleh oknum asing yang hanya membawa masalah ketimbang manfaat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Eben Rifqi Taufan, menyatakan pengawasan di tahun 2026 akan jauh lebih gencar dan presisi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata harus berjalan selaras dengan keamanan nasional.

“Kami tidak ingin orang asing di Maluku justru membawa masalah. Yang kami harapkan hanyalah mereka yang benar-benar memberi manfaat bagi daerah,” tegas Eben di Ambon, Senin (26/01).

Menghadapi arus wisatawan dari Eropa, Asia Pasifik, hingga Australia, Imigrasi Ambon kini mengandalkan LDK sebagai senjata utama. Sistem ini bukan sekadar basis data, melainkan alat deteksi dini yang terintegrasi lintas instansi.

“Data bisa diakses secara real-time setelah terdaftar di pusat. Meminimalisir celah manipulasi data keberadaan WNA dan memungkinkan instansi keamanan lain memantau aktivitas mencurigakan secara serentak,” paparnya.

Selain memperketat pengawasan, Eben memastikan pelayanan publik bagi warga lokal tetap menjadi prioritas melalui transformasi digital total. Layanan paspor kini sepenuhnya bergeser ke ranah daring—mulai dari pemilihan jadwal hingga lokasi.

“Masyarakat tidak perlu lagi membuang waktu menunggu lama di kantor. Semua sudah terakomodasi secara digital. Kami bahkan aktif jemput bola agar layanan ini makin inklusif,” tambahnya.

Dengan kombinasi pengawasan tajam dan pelayanan ringkas, Imigrasi Ambon memosisikan diri sebagai garda terdepan yang modern dan profesional dalam menjaga kedaulatan di Bumi Raja-Raja ini. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polda Maluku Ungkap 33 Kasus Narkotika Sejak Mei Hingga Juni 2026

29 Juni 2026 - 02:31 WIT

Umar Lessy Terpilih Aklamasi Jadi Ketua IKA Unidar Ambon

29 Juni 2026 - 02:26 WIT

Gakkum ESDM Resmi Tetapkan 25 Tersangka, 13 Lainnya DPO di Kasus Tambang Emas Gunung Botak Maluku

26 Juni 2026 - 02:02 WIT

Kodaeral Ambon Latihan Tempur di Atas KRI Dorang

25 Juni 2026 - 01:20 WIT

Gandeng Unpatti, Gakkum ESDM Dorong Kajian Ilmiah Demi “Selamatkan” Gunung Botak

24 Juni 2026 - 14:05 WIT

Trending di Maluku