KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kepulauan Aru bukan hanya lumbung ikan Maluku, tapi juga harapan Indonesia Timur.
Pemerintah Provinsi Maluku berupaya memaksimalkan potensi perikanan tangkap di Kabupaten Kepulauan Aru dengan memperkuat infrastruktur pelabuhan, pemberdayaan nelayan, dan pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan.
“Aru memiliki posisi strategis karena masuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 718, kawasan perairan nasional yang dikenal kaya akan potensi laut,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Sabtu.
Hal itu ditegaskan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat meninjau aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Dobo, Aru.
PPP Dobo, dengan panjang dermaga sekitar 30 meter dan lebar 8 meter, setiap hari menjadi simpul utama distribusi hasil laut Aru.
Berbagai kapal motor hingga kapal pancing nelayan lokal bersandar di pelabuhan ini, menurunkan ribuan ton hasil tangkapan setiap tahun, mulai dari udang, ikan pelagis kecil seperti kembung dan kurao, hingga ikan balobo yang banyak diolah menjadi ikan asin untuk kebutuhan lokal maupun antar pulau.
“Kepulauan Aru bukan hanya lumbung ikan Maluku, tapi juga harapan Indonesia Timur. Potensi ini harus dikelola dengan baik agar masyarakat menjadi pihak yang paling diuntungkan,” katanya.
Oleh sebab itu, Pemprov Maluku, lanjut Gubernur, sedang menyiapkan program penguatan sektor perikanan melalui modernisasi armada tangkap, peningkatan kapasitas cold storage, hingga pembinaan nelayan.
Upaya itu diharapkan menekan ketergantungan masyarakat pada pembeli luar daerah sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan.
Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku, produksi perikanan tangkap provinsi ini pada 2023 mencapai lebih dari 640 ribu ton, dengan kontribusi terbesar berasal dari Laut Arafura, termasuk perairan Aru.
Komoditas unggulan seperti udang windu, ikan kembung, dan cakalang menjadi andalan ekspor, sekaligus penopang ekonomi masyarakat pesisir.
“Wajah nelayan di Aru adalah wajah penuh harapan. Dengan kerukunan, keamanan, dan kerja keras, Aru bisa menjadi motor kebangkitan ekonomi Maluku,” ujar Gubernur Lewerissa. (AN/KT)


























