Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Ekonomi & Bisnis

Lamban, Ratusan Juta Perbulan “Hilang” di Pasar Mardika Ambon

badge-check


Lamban, Ratusan Juta Perbulan “Hilang” di Pasar Mardika Ambon Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Ratusan juta bahkan lebih pendapatan parkir perbulan di Pasar Mardika Ambon, hilang belakangan ini. Apa sebab?

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon atau Pemprov Maluku, kehilangan ratusan juta, bahkan lebih dari sektor parkiran di Kawasan Pasar Mardika Ambon, lantaran Tarik menarik siapa yang mengelolah lahan tersebut. Bahkan, belakangan ini Pemprov Maluku juga “bernapsu”  ingin kelola lahan parkiran di kawasan itu, sepenuhnya.

“Yang pasti setahun lahan parkir khusus di Kawasan Pasar Mardika Ambon ini, bisa capai miliaran rupiah, pendapatannya. Jadi perbualan itu, ratusan juta,” ungkap salah satu koordinator parkiran saat bincang-bincang bersama kabartimurnews.com, di Pasar Mardika, Minggu, 7 September 2025.

Menurut dia, saat ini, pemasukan dari parkiran yang saban bulan masuk ratusan juta, khusus untuk beberapa bulan belakangan ini “hilang” lantaran ada tarik menarik pengelolaan siapa pengelolahnya.

“Pihak ketiga yang telah resmi mengelola parkir diputisin sepihak. Padahal kontrak pengelolaan jelas, tegas dan berkekuatan hukum. Tapi, lagi-lagi mereka nekad menabraknya, hanya karena  dekat dengan kekuasaan,” bebernya.

Dia mengungkapkan, akibat kepentingan orang dekat dilingkaran kekuasaan yang hendak “bernapsu” kelolah  area parkiran ini, menyebabkan ratusan juta pemasukan per bulan saat ini “hilang” lantaran pihak yang resmi mengelolah parkiran disetop sepihak oleh Pemprov Maluku.

“Saat ini, mereka (Pemprov berdalih masih dalam penataa, makanya kawasan pasar Mardika untuk saat bebas parkir lantaran adanya kepentingan sepihak itu, jadi mereka (Pemprov atau Pemkot), kehilangan pemasukan ratusan juta,” sebutnya.

“Perang” kepentingan pengelolaan lahan parkir maupun Gedung baru Pasar Mardika, Ambon, kata dia, setidaknya memberikan dampak negatif bagi pedagang maupun warga Kota Ambon. Padahal, keduanya antara Pemprov dan Pemkot sama-sama plat merah.

“Kesannya sangat tidak elok. Mestinya, Pemprov harus legowo memberikan kewenangan pada Pemkot, seperti sebelum-sebelumnya,” tambahnya.

Ditanya kira-kira apa penyebabnya “rebutan” kelolah lahan parkir maupun Gedung Pasar Mardika itu, ditanya demikian, dia mengaku, karena keduanya, parkiran maupun Gedung sebagai lahan basah.

EKS TERPIDANA KORUPSI

Mantan terpidana kasus korupsi alat-alat Kesehatan (Alkes), di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang akrab dengan inisial “SA” disebut-sebut    paling “bernapsu”  kelolah, lahan parkiran Kawasan Pasar Mardika, hingga Gedung Baru Pasar Mardika.

Bahkan, akibat dari manuver yang ngotot jadi penyebab Pemprov harus putus kontrak dengan pihak  ketiga pengelolah lahan parkir di Kawasan Pasar Mardika, saat ini.

“Kasarnya, dia (SA) itu penyebab disetopnya setoran parkir, lantaran yang bersangkutan ingin kelolah, karena merasa paling dekat dengan kekuasaan,” ungkapnya.

Keinginannya lakukan manuver ingin kuasai lahan parkir maupun Gedung bukan rahasia. “Itu, sudah, jadi pembicaraan hangat saat ini. Tapi, apakah Pemprov lakukan pemutusan sepihak kontrak saat ini, masalah ini saya tidak tahu.  Yang saya, tahu untuk sementara mereka yang kelolah lahan parkir telah disetop,” sambungnya.

SA saat ini, lanjut dia, memang lagi ngetrand alias jadi perbincangan hangat di Kawasan Pasar Mardika. Apalagi, pengelolaan ruko-ruko di Pasar Mardika, yang sebelumnya dikelolah Bos Kipe, jadi bidikan untuk yang bersangkutan mengantikan posisi Bos Kipe.

“Itu hanya sekedar info lainnya, yang berkembang dikalangan pedagang Pasar Mardika,” tutup dia. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

BI Maluku Jamin Ketersediaan Uang Rupiah Layak Edar di Wilayah 3T

30 April 2026 - 20:49 WIT

Ketum Golkar Perintah Musda Golkar Kota Ambon Tunda

30 April 2026 - 13:51 WIT

Gurita “Mafia Tambang” di SBB Terbongkar, Bareskrim Bidik Jaquelin Sahetapy  

30 April 2026 - 01:02 WIT

Maluku Mulai Hilirisasi Massal Pala dan Kelapa

29 April 2026 - 23:37 WIT

Pelni Ambon Ganti Kerusakan Rumah Warga Akibat Ditabrak Kapal

29 April 2026 - 10:45 WIT

Trending di Maluku