Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Gubernur Ajak Bupati & Walikota di MalukuPerkuat Strategi 4K

badge-check


Gubernur Ajak Bupati & Walikota di MalukuPerkuat Strategi 4K Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku galakan penanaman 100 ribu anakan cabai secara serentak di 11 kabupaten/kota sebagai upaya menjaga dan memperkuat ketahanan pangan dan menekan laju inflasi daerah.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Ambon, Rabu mengatakan kegiatan tersebut dimulai di Dusun Telaga Kodok, Kabupaten Maluku Tengah dan diikuti secara daring oleh pemerintah kabupaten/kota lainnya.

Dia menjelaskan, gerakan ini menggunakan lahan seluas 1,5 hektare dan menjadi bagian dari strategi daerah untuk mengubah tantangan inflasi menjadi peluang penguatan produksi pangan lokal.

“Cabai selama ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi. Dengan menambah luas tanam, kita mendorong produksi dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah,” kata dia.

Pasalnya, kata dia, berdasarkan data, inflasi Maluku per Juli 2025 berada di angka 2,91 persen dan relatif terkendali. Namun harga cabai merah dan cabai rawit kerap mengalami kenaikan.

Untuk itu, lanjutnya, penanaman serentak menjadi solusi konkret, ditopang inovasi Digital Farming hasil kolaborasi Dinas Pertanian Maluku, Bank Indonesia Maluku, dan kelompok tani.

AJAK BUPATI DAN WALIKOTA

Gubernur juga mengajak seluruh bupati dan wali kota memperkuat strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif, sebagai langkah pengendalian inflasi pangan.

Di samping itu, gerakan ini juga bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dari konsumen menjadi produsen. “Cabai merah sudah lima kali menjadi penyumbang inflasi, cabai rawit tiga kali. Kita perlu swasembada untuk mengurangi kerentanan harga,” ujarnya.

Apalagi, sejak tiga tahun terakhir, pemerintah dan BI Maluku telah membina enam kelompok tani dengan teknologi Digital Farming, yang terbukti meningkatkan produktivitas dan kepercayaan diri petani dalam mengelola lahan.

Dalam gerakan  penanaman cabai itu diisi dengan penyerahan satu unit perangkat Digital Farming bantuan BI, sebanyak 22 ribu anakan cabai dan sarana produksi untuk petani binaan, lalu sebanyak 5.500 anakan cabai untuk program Gerakan Sekolah Menanam di 11 SMA di Ambon dan Maluku Tengah.

Kemudian, sekitar 5.000 anakan cabai untuk kelompok TP-PKK Maluku, serta 38 ribu anakan cabai untuk petani dan masyarakat umum. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Resmi Groundbreaking Blok Masela Dari Jakarta, Presiden: Ini Utang Saya ke Rakyat Maluku

16 Juli 2026 - 22:47 WIT

BP2JK Maluku Diduga Jadi Sarang Suap Tender Proyek Kontraktor “Kakap”

15 Juli 2026 - 22:26 WIT

BPJN Maluku Pastikan Preservasi Jalan Seram–Wailoping Jalan Sesuai Kontrak Multi Years Hingga Oktober 2026

15 Juli 2026 - 22:00 WIT

Polda Maluku Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden ke Blok Masela

14 Juli 2026 - 22:53 WIT

Kongkalikong di Balik WC Banda Naira: Anggaran Cair 100 Persen, Keringat Ratusan Juta Tukang Malah Ditipu

14 Juli 2026 - 22:04 WIT

Trending di Malteng