KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku memperkuat kesiapan dan keterlibatan personelnya dalam misi penyelamatan di laut melalui partisipasi aktif dalam Latihan SAR Laut tahun 2025.
“Kami memberikan apresiasi atas pelaksanaan latihan ini. Latihan SAR sangat penting, terutama bagi Maluku yang merupakan wilayah kepulauan dengan risiko tinggi dalam pelayaran,” kata Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni, di Ambon, Senin.
Apel gelar pasukan latihan SAR digelar di Dermaga Irian, Lantamal IX Ambon, dan dipimpin langsung Pangkoarmada III, Laksda TNI Hersan dan Wakapolda Maluku yang juga turut hadir mewakili institusi kepolisian dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam latihan ini adalah bagian dari upaya memperkuat kemampuan personel, kesiapan sarana-prasarana, serta efektivitas sistem koordinasi antarlembaga saat menghadapi situasi darurat di laut.
Latihan taktis ini juga menjadi media evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan operasional, baik dari sisi personel maupun perlengkapan yang dimiliki masing-masing satuan. Dengan begitu, kendala di lapangan dapat diidentifikasi dan diperbaiki lebih awal.
Polda Maluku sendiri terus mendorong peningkatan kapasitas personel melalui berbagai pelatihan terpadu, terutama dalam hal penanganan bencana di wilayah perairan.
Wakapolda menegaskan bahwa Polri siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan maritim. “Kami berharap kegiatan ini bukan yang terakhir. Polri akan terus terlibat aktif dalam setiap upaya penyelamatan demi melindungi masyarakat di wilayah perairan Maluku,” ucap Brigjen Thobroni.
Latihan SAR ini juga melibatkan berbagai unsur seperti TNI, Basarnas, Bakamla, dan pemerintah daerah.
Pangkoarmada III Laksda TNI Hersan menekankan pentingnya sinergisitas antarlembaga untuk menciptakan kecepatan dan ketepatan dalam penanganan korban kecelakaan laut.
“Wilayah laut Maluku yang luas dan kompleks menuntut sistem tanggap darurat yang terintegrasi,” katanya.
Melalui latihan ini, setiap personel diharapkan memahami peran dan tugasnya dalam struktur komando penyelamatan, serta mampu bertindak secara cepat dan terkoordinasi di lapangan. (AN/KT)



























