KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Komisi III DPRD Provinsi Lampung melakukan studi banding ke DPRD Provinsi Maluku, terkait strategi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki potensi kelautan sangat besar
Fokus mereka adalah menggali potensi dan strategi pengelolaan PAD di daerah kepulauan seperti Maluku yang memiliki potensi kelautan sangat besar.
Pertemuan dengan Komisi III DPRD Maluku dan dihadiri oleh sejumlah OPD teknis, seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Kelautan dan Perikanan, berlangsung di rumah rakyat belakang karang panjang, Ambon, Rabu (25/5)
Kepada awak media usai pertemuan tersebut Ketua Komisi III DPRD Maluku Djemy Pattiselanno bilang kehadiran DPRD Lampung, ingin mempelajari bagaimana Maluku mengelola PAD dari sektor laut
“Mereka ingin mempelajari bagaimana Maluku mengelola PAD, khususnya dari sektor laut. Tapi ternyata, kita jelaskan bahwa PAD kita yang terbesar justru bukan dari laut,” tuturnya.
Pendapatan terbesar Maluku kata dia, berasal dari pajak bahan bakar dan pajak rokok. Sementara dari laut meski wilayah didominasi laut kontribusinya terhadap PAD masih kecil.



























