KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Minggu (17/1) sekitar pukul 11:47 WIT. Erupsi ini menyemburkan abu vulkanik setinggi 1,1 kilometer di atas puncak gunung.
“Memang benar ada erupsi Gunung Dukono,” ujar petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, M. Saum Amin, dalam keterangan resmi yang diterima Media di Ternate pada Minggu.
Erupsi tersebut mengeluarkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, yang condong ke arah Barat Daya, Barat Laut, dan Barat. Kejadian ini terekam pada seismogram dengan amplitudo 15 mm dan durasi 73,38 detik.
Menurut Saum Amin, saat ini Gunung Dukono masih berstatus Level II atau Waspada. Oleh karena itu, masyarakat dan pengunjung diimbau untuk tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati kawah ‘Malupang Warirang’ dalam radius 4 kilometer.
“Letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi, dan sebaran abunya tergantung pada arah serta kecepatan angin. Oleh karena itu, area terdampak abu dapat berubah-ubah,” jelasnya.
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyediakan masker untuk melindungi saluran pernapasan dari ancaman bahaya abu vulkanik.
Sebagai informasi, selama periode 17 Januari, Gunung Dukono tercatat mengalami 347 kali letusan dengan ketinggian abu vulkanik antara 100 hingga 800 meter di atas puncak. Gunung setinggi 1.087 meter di atas permukaan laut ini sering kali mengalami letusan yang tertutup kabut dari puncaknya. (AN/KT)


























