KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Dua Negeri bertentangga Hitu dan Wakal, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Senin, 13 Januari 2023, kembali terlibat bentrok. Satu warga terluka dalam insiden itu, dilaporkan akibat terkena sepihan bom.
Dua warga dari dua negeri ini kerap terlibat bentrok. Dua massa dari dua negeri tetangga ini saling berhadap-hadapan. Mereka dilengkapi parang, tombak hingga bom. Suara bom rakitan terdengar mengelegar bunyinya.
Kedua massa saling berhadap-hadapan di perbatasan kedua negeri itu. Aparat Kepolisian dan TNI, terjun langsung melerai bentrokan. Akibatnya bentrokan fisik kedua massa tidak terjadi.
Kendati begitu, suasana tegang menyelimuti kedua negeri itu, pada Senin, petang kemarin. Satu warga yang dilaporkan terluka akibat terkena bom rakitan yang dilempar salah satu kelompok massa.
Ketegangan yang kembali terjadi antar warga Hitu dan Wakal ini, dipicu adanya tuntutan warga untuk menangkap pelaku pembacokan warga Hitu, beberapa waktu lalu.
Pelaku pembacokan salah satu warga Hitu yang masih bersekolah, belum juga berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.
“Warga menuntut pelaku pembacokan itu ditangkap,” ungkap salah satu warga Hitu, yang dihubungi Kabar Timur sore, kemarin.
Dari aksi itu, kemudian terjadi konsentrasi massa lainnya, dan kemudian terjadi ketegangan dan saling berhadap-hadapan.
Kedua massa berhasil dibubarkan apparat Polri dan TNI yang turun langsung melerai kedua massa.
Kapolsek Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Iptu Moyo Utomo dikonfirmasi wartawan mengungkapkan massa menuntut penangkapan pelaku pembacokan terhadap warga Hitu “Mereka menuntut penangkapan terhadap pelaku pembacokan,” kata Iptu Moyo. (KT)


























