Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Pendidikan

Program MBKM Menjadikan Mahasiswa Lebih Berkompetensi

badge-check


Program MBKM Menjadikan Mahasiswa Lebih Berkompetensi Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dicetuskan oleh Menteri Nadiem Makarim hasilnya membuat para mahasiswa lebih berwawasan, berkompetensi dan punya banyak pengalaman. Diwawancarai di kantornya Wakil Dekan II Fisip Unpatti Ambon Said Lestaluhu, menyatakan hal itu semata-mata untuk kembangkan kemampuan mahasiswa.

“Terutama kemampuan praktis mereka bisa kerja kegiatan di luar kampus di perusahaan maupun institusi terkait. Misalnya magang di media cetak dan sebagainya. Diharapkan dengan kesempatan itu mereka bisa langsung berhadapan dengan realitas dunia kerja, seperti media-media penyiaran, koran, televisi dan lainnya,” papar Said Lestaluhu kepada Kabar Timur Rabu (5/6) ditemui di kantornya.

Menurutnya, perusahaan di Ambon relatif kurang alhasil mereka lebih memilih magang di lembaga pemerintah. “Sementara untuk magang di pulau Jawa konsukwensinya anggaran lagi,” ujar Said.

Kecuali ada anggaran dari kampus atau dari pemerintah mereka bisa magang di luar daerah. Walau faktanya biaya hidup di luar daerah relatif tinggi, kecuali mahasiswa mendapat insentif dari kementerian atau universitas.

Namun relatif tak begitu mudah mendapatkan magang di luar daerah. Mereka harus diseleksi lebih dulu, harus lulus MBKM dan UKM (unit kegiatan mahasiswa).

“Itu sudah yang disebut Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Sekarang kami punya orang mahasiswa magang di DPR RI, begitu bos,” akunya.

Ditambahkan Said, dengan cara itu para mahasiswa ini mampu mendapatkan berbagai ilmu. Semua demi menunjang mereka punya kemampuan praktikal.

Sehingga mereka punya kompetensi yang siap sebelum masuk dunia kerja. “Seperti mengajar di sekolah-sekolah tergantung mahasiswa punya cara dan fashion. Dan bagusnya setelah bertugas di luar kampus nilainya bisa dikonversi jadi 20 SKS setelah tawar 19 SKS sepanjang mereka ikut aturan,” ungkapnya.(KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku