KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kelas II Tual, mengerahkan Kapal Negara (KN) Kalawai P.117 melayani mudik gratis Natal, dari Pelabuhan Tulehu ke Pelabuhan Saparua, sejak 25-27 Desember 2023 kemarin.
“Kami menempuh langkah ini guna mengatasi membludaknya lonjakan penumpang di Pelabuhan Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah tepat di Hari Natal,”ungkap Nahkoda KN Kalawai Kapten Nazarius Edmon Meturan, kepada sejumlah wartawan di Tulehu, kemarin.
Diungkapkan, hal itu telah diprediksikan jauh hari oleh Syahbandar Tulehu Margarita Wattimury dengan menyurati resmi kepada Kepala KPLP Kelas II Tual Yusuf Helyanan untuk membantu mengatasi lonjakan penumpang saat Natal.
KN Kalawai P.117 lanjut Meturan ditempatkan di Pelabuhan Tulehu untuk mengisi kekosongan rute Tulehu-Saparua akibat armada kapal penumpang milik PT Dharma Indah yang tidak beroperasi .
Ini merupakan bentuk kerjasama Syahbandar Tulehu dengan KPLP Kelas II Tual untuk giat dimaksud. “Ini bentuk kerjasama Syahbandar Tulehu dan KPLP Kelas II Tual, melayani masyarakat yang merayakan hari besar keagaman. Bukan hanya Natal tetapi perayaan tahun baru juga kami melayani masyarakat gratis dari Tulehu ke Saparua pulang pergi. Kami senang dapat membantu masyarakat ditengah sukacita perayaan hari besar keagamaan,” ungkapnya.
Dsebutkannya, berdasarkan manifest penumpang saat KN Kalawai P.117 dari Tulehu tujuan pelabuhan Haria, pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah beroperasi 25 Desember 2023 berjumlah 62 orang.
“Kami berangkat dari Pelabuhan Tulehu pukul 09:00 WIT, Tiba di Haria pukul 13:00 WIT. Kita senang bisa tolong masyarakat yang mau ke Pulau Saparua gratis, tepat di Hari Natal. Ini kado Natal dari KPLP Kelas II Tual” ucapnya.
Salah satu penumpang KN Kalawai P. 117, Martha Nanlohy (48) mengaku, senang dengan pelayanan yang diberikan KPLP Pangkalan Kelas II Tual yang beroperasi gratis melayani masyarakat saat perayaan Natal.
”Katong senang sekali pak, sebab katong su nae kapal gratis lai baru katong makan kue deng minuman fanta, sprite deng coca-cola gratis lai, baru pernah beta naik kapal ka Saparua lalu dilayani model bagini,”pungkas Nanlohy warga yang berdomisili di Desa Porto tersebut. (KTL)


























