KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku menyatakan inflasi indeks harga konsumen (IHK) Maluku pada 2021 sebesar 4,01 persen dan merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Dalam laporan BI Maluku yang diterima di Ambon, Rabu, meningkatnya inflasi pada 2021 merupakan dampak dari tingginya gejolak harga bahan makanan, khususnya pada periode perayaan hari besar keagamaan nasional seperti Idul Fitri dan Natal.
BI memberi catatan, daya beli masyarakat yang mulai meningkat karena adanya relaksasi kebijakan dalam penanganan pandemi COVID-19 belum diimbangi dengan kelancaran distribusi barang, sehingga berdampak pada kenaikan harga-harga bahan pangan.
“Peningkatan permintaan masyarakat secara umum terutama menjelang akhir tahun seiring dengan kemajuan dalam penanganan pandemi COVID-19 belum dapat diimbangi dengan kelancaran pasokan yang terdampak oleh kelangkaan peti kemas,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Maluku Noviarsano Manullang.
Perkembangan tersebut membawa inflasi IHK Maluku tahun 2021 tercatat meningkat dibanding dengan inflasi IHK pada 2020 yang sebesar 0,21 persen (yoy), sekaligus berada diatas kisaran sasaran inflasi tahun 2021 sebesar 3,0 persen plus minus satu persen (yoy).



























