Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Rumah Bendahara Diknas Ambon “Ditelisik”

badge-check


KOLAM RENANG: Ini salah satu sisi rumah salah satu bendahara Diknas Kota, yang dilengkapi kolam renang.  (Foto:dokumentasi) Perbesar

KOLAM RENANG: Ini salah satu sisi rumah salah satu bendahara Diknas Kota, yang dilengkapi kolam renang. (Foto:dokumentasi)

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Dua rumah salah satu bendahara di Dinas Pendidikan (Diknas), Kota Ambon ditelisik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Benarkah?

Ada dua rumah mewah milik salah satu bendahara pada Kantor Diknas Kota Ambon ini masuk daftar incar komisi antirasuah itu.

Dua rumah tersebut, satu berada di Kotambon dan satu lagi di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Ada dua rumah. Satu di Kota Ambon dan satu di daerah Waepirit Seram Bagian Barat ini sementara dalam penyelidikan,” ungkap sumber Kabar Timur di Ambon, Minggu.

Dua rumah ini cukup mewah. Salah satunya, lanjut dia, dilengkapi kolam renang yang super mewah. “Kedua rumah ini sudah didatangi dan di dokumentasi KPK,” tambah sumber itu.

Namun, sumber Kabar Timur ini menolak menjelaskan detail soal hubungan dua rumah mewah ini dengan kasus yang sementara digarap KPK.

” Detailnya tunggu saja. Pastinya ada kasus yang tengah ditelisik. Dua rumah ini mungkin saja akan jadi pintu masuknya,” bebernya.

Informasi lain yang dihimpun Kabar Timur menyebutkan, kasus ini terkait dengan dana DAK Rp 17 miliar di Diknas Kota Ambon.

“Realisasi dana ini sepertinya yang jadi lahan garap KPK mengusutnya dan dana BOS pendidikan,” ungkap sumber lainnya.

Menurutnya realisasi dana DAK dan Bos di Diknas Kota Ambon, menarik selera lembaga super body ini turun tangan.

“Tim lapangan sudah turun lapangan Pulbaket. Itu informasi betul. Saya sempat lihat ketika mereka ke Waipirit dua atau satu bulan lalu,” bebernya.

Mantan Kepala Diknas masuk dalam radar pengusutan ka sus itu. “Dana DAK dan BOS ini bermasalah. Mantan Kadis Diknas Pak Fahmi ikut bertanggung jawab,” sebut sumber itu.

Selain itu, informasi lahan lebih dari dua hektar lainnya juga dimiliki sang bendahara itu. “Ada lahan dua hektar di kawasan Toisapu sudah mulai garap pemangunannya. Rencananya mau dibuat villa,” tambah sumber lainnya.

Menurutnya, bukan saja dua rumah mewah, tapi juga ada rencana pembangunan villa diatas lahan dua hektar di kawasan Toisapu, ubgkapnya.

(KT/KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku