Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Gubernur Minta Menteri Sudahi Ijin Indomaret Cs di Maluku

badge-check


Gubernur Minta Menteri Sudahi Ijin Indomaret Cs di Maluku Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Bila ijin gerai modern ini terus diperbanyak, secara tidak langsung dapat mematikan ekonomi masyarakat kecil

Gubernur Maluku, Murad Ismail, secara terang-terangan meminta kepada Mensteri Perdagangan dan Menteri Investasi Republik Indonesia, untuk menyudahi pemberian ijin terhadap gerai modern seperti Indomaret Cs.

Hal tersebut disampaikan Gubernur, pada Puncak Acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

Aroma Maluku, di Lapangan Tahapary, Kota Ambon, dan disaksikan langsung oleh sejumlah menteri secara virtual, Selasa (29/11).

Pada kegiatan tersebut, pejabat negara yang ikut secara virtual adalah, Luhut Binsar Panjaitan,  Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, menteri Koperasi dan UMKM , Gubernur Bank Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur juga mengucapkan selamat datang kepada Sekjen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi Ibu Suharti beserta rombongan, di Maluku.

Gubernur mengatakan, Indonesia merupakan negara besar, dengan  jumlah jiwa kurang lebih sebanyak 272 juta. Hal ini, tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi era pasar global.

“Dan kondisi ini, disikapi secara bijak oleh pemerintah yang tidak menginginkan pasar kita di Indonesia, dibanjiri oleh produk negara lain tapi harus produk kita sendiri,”kata Gubernur.

Olehnya itu, Gubernur meminta kepada Menteri Perdagangan dan Menteri Investasi Republik Indonesia,  untuk ke depan bisa menyudahi atau membatasi ijin gerai modern.

“Kami sarankan kepada Menteri Perdagangan dan Menteri Investasi, agar jangan terlalu banyak lah berikan ijin minimarket, Alfamart, Alfamidi, Indomaret dan lain sebagainya,”terang Gubernur.

Saran dari Gubernur itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, jika ijin gerai modern dimaksud terus diperbanyak, maka secara tidak langsung dapat mematikan ekonomi masyarakat kecil.

“Karena bisa mematikan ekonomi masyarakat kita. Sekarang saya liat, udah mulai bangkrut kios-kios kecil karena sudah sangat banyak Indomaret dan sejenisnya,”ungkap Gubernur.

“Yah kalau bisa jangan lagi (pembangunan Indomaret cs), kita harus cegah agar masyarakat kita bisa hidup dengan sejahtera,”tambah Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Ditambahkan Gubernur, lewat gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, pemerintah secara langsung telah memberikan ruang bagi produk lokal berkembang.

“Gerakan ini diartikan sebagai cara pemerintah, memberikan tempat bagi produk lokal dan UMKM, agar mampu berkembang, berdaya saing dan berinovasi ke depan.

Kita harus dapat mengisi pasar kita sendiri, agar mendorong ekonomi kreatif  sekaligus membuka lapangan kerja baru,”tandasnya.

(KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polda Maluku Dalami Dugaan Kepemilikan 57 Burung Dilindungi

25 Juli 2026 - 20:50 WIT

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelajar Amerika-Eropa Diboyong Promosikan Banda Neira ke Mata Internasional

22 Juli 2026 - 22:21 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Lindungi Tanah Ulayat dari Pencaplokan, Ketua DPRD Maluku Pasang Badan Kebut Perda Masyarakat Adat

22 Juli 2026 - 13:56 WIT

Trending di Maluku