KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, selalu serius dalam upaya menurunkan angka stunting di seluruh Kabupaten/kota, sesuai dengan arahan Presiden Indonesia, Joko Widodo.
“Karena merupakan program pemerintah, dalam rangka menekan angka prevalensi stunting di Indonesia, yang oleh Presiden, diharapkan menurun menjadi 14 persen di Tahun 2024,”kata Kepala Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Semuel Huwae, Senin (4/10).
Menurutnya, dalam upaya penurunan stunting tersebut, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lingkup Pemerintah Provinsi, telah bersinergi dengan TP-PKK Maluku.
“Untuk menjalankan amanat Presiden dalam menekan angka prevalensi stunting, Tim Penggerak PKK Maluku bersinergi dengan OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Maluku,”jelasnya.
OPD dimaksud, lanjut dia, mulai dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Sosial.
“Tidak hanya itu, sinergitas juga dilakukan PKK dengan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Biro Kesejahteraan Masyarakat dan BKKBN,”terangnya.
Dia menambahkan, jika ada yang mengatakan atau menyindir bahwa setiap kunjungan TP-PKK di kabupaten/kota selalu melibatkan OPD, itu karena sudah ada sinergitas yang dibangun untuk menurunkan angka stunting.
“Hal Ini merupakan wujud nyata dari komitmen Duta Parenting Provinsi Maluku, dan Pemerintah Provinsi dalam menurunkan angka stunting,”tutup Kepala Diskominfo Maluku itu. (KTE)


























