Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Satu Rumah di Kebun Cengkih Terbakar

badge-check


Satu Rumah di Kebun Cengkih Terbakar Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Satu unit rumah di kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) kawasan Kebun Cengkih, Kota Ambon, terbakar. Api melahap rumah milik Ade Lukman terjadi Jumat (10/4) pukul 16.50 WIT. 

Beruntung, warga setempat bergerak memadamkan api yang diduga muncul akibat hubungan arus pendek listrik. Titik api diduga di balik plapon rumah lantai 2 itu.

Pantauan Kabar Timur, warga di RT 010 RW 009 memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Api dipastikan padam setelah 3 unit mobil pemadam kebakaran dan sebuah truk tangki air milik PMI Kota Ambon, tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Waktu terbakar beta lagi tidur. Beta (Saya) dengar orang berteriak dan beta lari keluar,” kata istri korban.

Kebakaran diketahui setelah warga sekitar melihat asap pekat keluar dari lantai dua rumah milik lelaki berusia 48 tahun tersebut. 

Melihat peristiwa itu, warga bergotong royong memadamkan api. Ember berisi air diambil dari bak penampungan yang berada di depan rumah korban.

Upaya warga berhasil menjinakan api. Tak lama berselang, tiga unit Damkar dan satu mobil tangki air milik PMI tiba di TKP. Untuk memastikan api benar padam, satu unit Damkar menyiram titik api yang masih mengeluarkan asap.

“Terbakar karena korsleting. Api bakar bahan mudah terbakar. Untung tadi katong capat,” kata warga setempat kepada Kabar Timur, kemarin. (KTC)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

BP2JK Maluku Diduga Jadi Sarang Suap Tender Proyek Kontraktor “Kakap”

15 Juli 2026 - 22:26 WIT

BPJN Maluku Pastikan Preservasi Jalan Seram–Wailoping Jalan Sesuai Kontrak Multi Years Hingga Oktober 2026

15 Juli 2026 - 22:00 WIT

Polda Maluku Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden ke Blok Masela

14 Juli 2026 - 22:53 WIT

Menuju “Groundbreaking” Blok Masela: 23 Keluarga Tanimbar Terima Ganti Rugi Lahan Tanpa Riak Konflik

8 Juli 2026 - 23:33 WIT

Menjaga Beranda Depan Nusantara, Lanal Tual Sentuh Hati Nelayan Kei

8 Juli 2026 - 22:18 WIT

Trending di Maluku