Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Mayat Bayi di Tempat Sampah Rumah Tiga

badge-check


Mayat Bayi di Tempat Sampah Rumah Tiga Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Sesosok mayat bayi ditemukan petugas kebersihan tepat di tempat sampah depan Kantor BPJS Kesehatan, Wailela Atas, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (3/3) pukul 03.25 WIT.

Bayi malang berjenis kelamin perempuan itu diduga merupakan hasil hubungan gelap kedua orang tuanya. Bayi itu diduga diaborsi ibunya dan langsung dibuang.

Sumber Kabar Timur menyebutkan, saat ini, jenasah bayi tanpa ari-ari yang ditemukan terbungkus dengan handuk merah itu, telah berada di rumah Sakit Bhayangkara, Tantui Ambon, untuk tindakan medis selanjutnya.

Bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh Fernando Khera (30), dan rekannya Aris Lelepari (39). Dua petugas kebersihan Kota Ambon ini, kala itu sedang mengangkat sampah untuk diangkut menggunakan truk dinas DE 8419 AM.

Saat mengangkat sampah dari bak sampah, cahaya lampu senter milik Aris mengenai mayat bayi tersebut. Saat itu, Fernando melihat jelas bayi itu yang dibungkus handuk warna merah.

“Kedua saksi mata itu kemudian melaporkan kepada aparat Polsek Teluk Ambon. Kemudian oleh sejumlah anggota polisi membawa bayi itu ke Rumah Sakit Bhayangkara,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Kepala Polsek Teluk Ambon Ipda Hariyazie yang dihubungi Kabar Timur, via selulernya belum merespon. (KTC)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

BP2JK Maluku Diduga Jadi Sarang Suap Tender Proyek Kontraktor “Kakap”

15 Juli 2026 - 22:26 WIT

BPJN Maluku Pastikan Preservasi Jalan Seram–Wailoping Jalan Sesuai Kontrak Multi Years Hingga Oktober 2026

15 Juli 2026 - 22:00 WIT

Polda Maluku Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden ke Blok Masela

14 Juli 2026 - 22:53 WIT

Menuju “Groundbreaking” Blok Masela: 23 Keluarga Tanimbar Terima Ganti Rugi Lahan Tanpa Riak Konflik

8 Juli 2026 - 23:33 WIT

Menjaga Beranda Depan Nusantara, Lanal Tual Sentuh Hati Nelayan Kei

8 Juli 2026 - 22:18 WIT

Trending di Maluku