Sekilas Info

PUPR Maluku Utara Fokus Realisasikan Pembangunan Sofifi

Istimewa

KABARTIMURNEWS.COM,TERNATE - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maluku Utara akan fokus memenuhi harapan dan tuntutan masyarakat Sofifi terkait percepatan pembangunan daerah setempat pada tahun 2020.

“Upaya percepatan pembangunan di Sofifi sesuai arahan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba,” kata Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Santrani Abusama di Ternate, Selasa.

Percepatan pembangunan sesuai dengan tuntutan masyarakt Sofifi, agar percepatan pembangunan di Sofifi bisa berjalan sesuai dengan kemauan masyarakat.

“Kami telah diarahkan untuk bangun Sofifi sesuai dengan tuntutan masyarakat, maka tahun 2020 mendatang PU Malut akan melihat semua tuntutan masyarakat, karena tuntutan mereka kebanyakan pembangunan di Sofifi. Jika sudah membangun, baru kita bisa lihat kesibukan orang memajukan Sofifi melalui pembangunan,” kata Santrani.

Selain itu, komitmen serta dalam penganggaran, dan aspek politik anggaran itu kurang lebih Rp15 hingga Rp 20 miliar, di tahun lalu, sehingga tahun 2019-2020 akan difokus kemajuan pembangunan Sofifi, tapi tidak mengabaikan Kabupaten/Kota.

Sebab, Sofifi sebagai icon ibukota provinsi harus dikedepankan, sesuai dengan instruksi Gubernur Sofifi bahwa, harus dibangun.

Santrani optimis, sebagai ibukota Provinsi harus mempunyai bangunan yang bagus. maka dibutuhkan waktu 2 tahun Sofifi sudah terlihat bagus dalam sisi pembangunan.

“Kami tidak main-main keberpihakan kita sampai saat ini saya hitung Rp170 miliar nanti yang akan dibangun di Sofifi untuk tahun 2020,” ujarnya.

Dia menyatakan, untuk masa kemimpinannya, tidak ada alasan selain menjawab tuntutan masyarakat Sofifi maupun tuntutan yang disuarakan oleh Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan, yang bersama-sama menginginkan adanya percepatan pembangunan di Sofifi sebagai icon ibukota provinsi betul-betul terlaksana.

“Karena itu saya meminta semua elemen ikut mengawasi kinerja Dinas PU, agar tidak ada dugaan yang tidak berlandaskan kenyataan di lapangan,” katanya.

Perlu diketahui, anggaran yang dirancang akan lebih, jikalau dihitung dengan rencana pinjaman ke SMI yang kurang lebih Rp500 miliar lebih, untuk pembangunan di Sofifi, salah satunya pembangunan Rumah Sakit Umum Sofifi, dan semua data anggaran akan disampaikan ke publik. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga