Sekilas Info

Parkir Paralel Diberlakukan di Tiga Kawasan

istilustrasi

AMBON - Dinas Perhubungan Kota Ambon menerapkan parkir paralel untuk kendaraan roda empat di tiga kawasan. 

Sebelumnya parkir paralel hanya diberlakukan di ruas jalan Diponegoro. Kini kawasan jalan A.Y Patty dan jalan Said Perintah juga diterapkan parkir paralel.

“Uji coba parkir paralel telah dilakukan dan akan dilanjutkan di dua kawasan lainnya, setelah sebelumnya diterapkan sistem parkir serong,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette, kemarin.

Penerapan parkir paralel akan dimulai dengan perubahan marka jalan, dari marka serong ke paralel. Selanjutnya sosialisasi ke masyarakat perubahan mekanisme parkir dari serong ke paralel.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dishub provinsi serta TNI Polri untuk mendukung penerapan parkir paralel,” katanya.

Penerapan parkir tersebut kata Robby, secara tidak langsung berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir.

Sebelumnya tarif parkir umum berlaku Rp3000 untuk sekali parkir, selanjutnya akan ditinjau ulang terutama untuk lima kawasan akan berlaku tarif per jam. “Perubahan tersebut disesuaikan dengan SK Wali Kota Ambon, yakni dari sekali parkir Rp3 ribu menjadi parkir per jam,” ujarnya.

Robby mengakui, kenaikan tarif parkir per jam bukan berarti Pemkot Ambon mengejar PAD, tetapi bentuk edukasi kepada masyarakat terutama pengguna kendaraan dalam hal pemanfaatan ruang parkir yang lebih efektif.

Perubahan parkir paralel secara tidak langsung berdampak pada semakin sempit ruang parkir yakni turun lebih dari 50 persen. “Kita berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal memanfaatkan ruang parkir. Sekaligus bentuk pencerahan bagi warga kota untuk tidak parkir dari pagi hingga malam, tetapi setelah urusan segera meninggalkan parkiran,” tandasnya.

Robby menambahkan, sistem parkir per jam saat kendaraan parkir juru parkir akan menempelkan stiker di kendaraan, selanjutnya akan dihitung durasi parkir kendaraan. “Pemberlakuan parkir paralel sesuai dengan instruksi Gubernur Maluku Murad Ismail kepada Wali Kota Ambon,” kata Robby. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga