KABARTIMURNEWS.COM,TERNATE, – Legislator pertanyakan kenaikan belanja tidak langsung pegawai di Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), karena menduga ada permainan, padahal, tidak ada penambahan pegawai dan pegawai tidak tetap (PTT) untuk tahun 2019.
“Asumsi APBD di tahun 2018 tidak terealisasi Rp32 miliar, namun, dari tahun 2018-2019 ada kenaikan Rp81 miliar, maka DPRD harus mengetahui, penambahan pegawai PTT berapa dan kenaikan jabatan, perpindahannya berapa, tetapi Pemkot tidak bisa menyampaikan hal itu,” kata Sekretaris Banggar DPRD Kota Ternate, Mubin A Wahid di Ternate, Selasa, usai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate, Junus Yau, Selasa.
Pihaknya telah minta penyampaian data pegawai PNS dan PTT agar DPRD bisa mengkaji data tersebut, dalam asumsi belanja setahun, karena usulannya mencapai Rp81 miliar yang ada dalam belanja tidak langsung.
Menurutnya terdapat sekitar Rp66 miliar yang harus dipangkas oleh pemerintah, yang ada dalam belanja



























