Sekilas Info

Berkas Lima Tersangka Pembunuhan Dirampungkan

Ilustrasi

AMBON- Penyidik Satuan Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, masih merampungkan berkas perkara lima tersangka kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Tihu, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. 

Ke lima tersangka itu adalah HW (28), MIB (25), KML (24), JU (19) dan RA (19). Mereka ini mengeroyok LW (23), warga Tihu hingga meninggal dunia pada 13 Juli 2019 lalu. “Pembunuhan di Teluk Ambon, sekarang tahap pemberkasan,” kata Kasubbag Humas Polres Ambon Ipda Julkisno Kaisupy kepada Kabar Timur, Kamis (8/8). 

Pemberkasan, kata dia, dilakukan untuk selanjutnya dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Negeri Ambon dalam tahap 1. “Kalau sudah rampung kita tahap 1. Berkas itu nantinya akan diteliti JPU. Kalau lengkap kita serahkan mereka (tersangka), kalau belum kita perbaiki,” tandasnya. 

Untuk diketahui, ke lima pelaku ditangkap setelah menganiaya korban di Lorong RT 002 RW 02 Perumahan Pemda I Kelurahan Tihu Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Sabtu (13/7) dini hari. Korban meregang nyawa di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku. 

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy mengungkapkan, para pelaku diamankan berdasarkan laporan polisi nomor: LP/91/VII/2019/Maluku/Res Ambon/Sek Teluk Ambon, tanggal 13 Juli 2019. 

“Lima pelaku yang melakukan kekerasan bersama terhadap orang dan atau penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia sudah kami tangkap. Mereka telah dijadikan tersangka dan dijerat Pasal 170 ayat 3 dan atau Pasal 351 ayat 3 Jo Pasal 55,” kata Kaisupy di Ambon, Minggu (14/7). 

Perkara tersebut dilaporkan oleh orang tua korban berinisial YW. Dari laporan lelaki berusia 54 tahun ini, penyidik memeriksa 4 warga sebagai saksi. Berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi, kasus penganiayaan berawal sekira pukul 02.00 WIT. Aksi penganiayaan pertama kali terjadi saat berlangsungnya pesta malam rimbi di rumah La Jaia, Perumahan Telkom RT 004 RW 02 Kelurahan Tihu. 

“Kasus ini berawal ketika korban LW bersama 2 orang temannya yang masih belum diketahui identitasnya melakukan pemukulan terhadap saudara HW, RI, YU dan MU, saat berlangsungnya pesta malam rimbi,” katanya. 

Belum diketahui pasti penyebab sehingga korban bersama dua rekannya melakukan penganiayaan terhadap empat pemuda sebelumnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pertama kali di acara pesta. Buntut dari aksi itu, lima tersangka yang tidak terima menuntut balas. 

“Para tersangka setelah mengetahui bahwa saudara HW Cs dipukul, kemudian melakukan pengejaran terhadap korban LW. Saat dikejar, kedua teman korban berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor, sementara korban sendiri berlari menuju lorong RT 002 RW 02 Perumahan Pemda 1 (TKP kedua),” jelasnya. 

Di TKP kedua, korban LW dikeroyok hingga babak belur. Korban yang menjadi bulan-bulanan para tersangka dilarikan ke RS Bhayangkara setelah aparat Polsek Teluk Ambon tiba. Sempat mendapat perawatan medis, tapi nyawanya tidak tertolong. Korban menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 08.00 WIT. (CR1)

Penulis:

Baca Juga