KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Otoritas Jasa Keuangan atau OJK tak menjamin direksi dan komisaris Bank Maluku (BM), yang ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) luar biasa, memenuhi syarat. Ini karena mereka akan diuji memimpin dan mengawasi bank plat merah itu.
‘’OJK pusat akan melakukan vit and proper test bagi direksi dan komisaris BM yang baru. Apakah hasilnya memenuhi syarat atau tidak, kita tunggu saja,’’kata Kepala OJK Maluku, Bambang Hermanto kepada awak media di kantor gubernur, kemarin.
Lantas, sudah ada permohonan agar direksi dan komisaris baru diuji dalam waktu dekat, Hermanto ketika diwawancarai usai menemui Gubernur Maluku, Murad Ismail mengaku, pihaknya belum menerima surat permohonan fit and proper test calon direksi dan komisaris BM, mungkin sementara proses dan surat belum sampai, katanya.
Kendati begitu, dia mengapresiasi, pelaksanaan RUPS luar biasa yang digelar beberapa waktu lalu di Jakarta. “Hasil RUPS prosesnya baik. Kita apresiasi sudah ada penetapan calon pengurus BM. Ini khan posisi pengurus sudah kosong sejak lama. Kita berharap, pengurus yang baru bisa kembangkan BM kedepan lebih baik,’’harapnya.
Terpisah, Komisaris BM terpilih, Sam Latuconsina berjanji akan memanfaatkan jabatan yang baru dipercayakan kepadanya untuk kepentingan masyarakat didaerah ini. Salah satunya, menjadikan bank plat merah itu sehat kedepan.
‘’Alhamdulillah, Senin 17/6) di hotel Borobudur Jakarta, RUPS luar biasa menetapkan pengurus yang baru dan salah satunya adalah saya sebgai Komisaris Utama yang baru,’’kata Latuconsina belum lama ini
Mantan Wakil Walikota Ambon ini berkomitmen, sebagai komisaris utama tempat pangabdian untuk kemaslahatan masyarakat Maluku. “Sesungguhnya BM adalah bank pemerintah daerah dan salah satu fungsi pentingnya menjadi bagian penting dalam proses pembangunan daerah di bidang ekonomi dan keuangan,’’jelasnya.
Latuconsina mengaku, pengalaman birokrasi hampir 15 tahun dan 5 tahun menjadi Wakil Walikota Ambon, serta memiliki jaringan politik dan ekonomi yang cukup baik akan membawa bank itu kearah yang lebih baik. “Saya pastikan Insya Allah BPDM kedepan di bawah kepengurusan yang baru akan menjadi bank yang sehat dan maju serta akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah khususnya propinsi Maluku dan Maluku utara,’’paparnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, setelah dua tahun kosong pasca ditinggalkan Idris Rolobessy yang terjerat perkara korupsi, PT Bank Maluku-Maluku Utara kini memiliki Direktur Utama baru.



























