Menurut Rony Samloy, kejadian ini jelas mencoreng Maluku di PSSI Pusat. Ironisnya, terjadi di even yang digelar oleh Polri, yakni Turnamen Piala Kapolda Maluku U-23 Millenial.
“Ini khan ironis, karena terjadi di saat PSSI dan Polri lagi gencar-gencarnya membasmi mafia sepakbola nasional. Kok terjadi, di momen yang digelar Polri lagi,” imbuh Rony.
Turnamen Piala Kapolda Maluku di Sport Hall Karang Panjang, dibuka langsung Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa Minggu (27/1) lalu.
Laga perdana ditandai saling jajal kekuatan antara Pelauw Putera FC dengan Buru Selatan FC. Yang berakhir miris bagi kesebelasan Buru Selatan FC dengan kemenangan telak 7 – 1 untuk kesebelasan Pelauw Putera FC.
Turnamen ini berlangsung dari tanggal 27 Januari-10 Februari 2019. Melibatkan 12 klub sepakbola U-23 dari beberapa kabupaten/kota. (KTA)



























