Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Korupsi Sertifikat Prona SBT “Naik Kelas”

badge-check

“Setelah katong telusuri, cafe itu yang bersangkutan punya,” beber Kasipdisus Kejari SBT Asmin Hamja beberapa waktu lalu.

Namun kata Asmin, setidaknya ada dua cafe lainnya, punya NK. Tidak disebutkan Asmin, dua cafe yang lain, namun dari informasi yang dihimpun pihaknya, ada sejumlah dana yang dapat dicurigai mengalir ke aset-aset milik NK.

Pengusutan kasus ini memang merupakan prioritas Kejari SBT di tahun 2019. Sebelumnya tim penyidik Kejari tersebut telah melakukan pemeriksaan intens terhadap bendahara BPN Malteng. Selain keterangan sejumlah dokumen berhasil dikantongi dari tangan bendahara.

Asmin Hamja mengungkapkan, ada indikasi kuat penyimpangan keuangan dilakukan NK. “Bukti-bukti cukup kuat. Indikasi mengarah ke NK,” terang Asmin.

Ironisnya, selain 1200 sertifikat sisa tahun 2016 yang belum diterbitkan dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, ternyata kasus ini juga bermasalah dari sisi yang lain. Dari temuan jaksa, BPN Malteng juga menerbitkan sertifikat atas lahan yang statusnya belum jelas kepemilikannya.

Menurut Asmin, ini berarti BPN rugi dua kali. Sebab sertifikat atas lahan yang belum pasti statusnya, tak bisa diklaim. Sehingga mubasir setelah dianggarkan untuk program prona ini. (KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku