KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Mahasiswa anak petani kelapa yang kuliah di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Maluku Utara (Malut) diprioritaskan mendapat beasiswa dari Pemprov Malut pada 2019.
“Mahasiswa anak petani kelapa diprioritaskan mendapat beasiswa dari Pemprov, karena mereka kesulitan membayar biaya kuliah akibat anjloknya harga kopra dewasa ini,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Malut, M Nasir Thaib di Ternate, Sabtu.
Sejak anjloknya harga kopra di Malut yang hanya mencapai Rp3.000-an per kg, para petani kelapa di daerah tidak lagi mengolah kopra untuk menghindari kerugian, akibatnya mereka tidak lagi memiliki penghasilan untuk membiayai kuliah anak.
Wagub tidak menyebut secara rinci jumlah mahasiswa anak petani kelapa di Malut yang akan mendapat beasiswa dengan alasan masih dalam pendataan bekerja sama dengan seluruh perguruan tinggi dan swasta di daerah ini.
Pemberian beasiswa kepada mahasiswa anak petani kelapa tersebut, merupakan bentuk kepedulian Pemprov terhadap kelangsungan pendidikan anak petani kelapa, sebagai bagian dari generasi yang kelak akan melanjutkan pendidikan di daerah ini.



























