Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Malut

Pemkot Ternate Masih Tunggak Hutang Rp25,5 M

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Komisi III DPRD Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), meminta Pemkot Ternate menyelesaikan utang pengerjaan proyek kepada kontraktor pada tahun ini, agar tidak membenani APBD berjalan.

“Sesuai data yang kami peroleh utang Pemkot Ternate atas pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur tahun 2018 kepada kontraktor sebesar Rp25,5 miliar,” kata anggota Komisi III DPRD Ternate, Muhadjirin Bailusy di Ternate, Senin.

Proyek infrastruktur itu di antaranya proyek reklamasi Pantai Kalumata, untuk lokasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan fasilitas ekonomi, proyek pembangunan Gamalama Plaza dan proyek pembangunan sport center.

Ia minta Pemkot Ternate untuk memaksimalkan penerimaan pendapatan, khususnya dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar pengerjaan proyek tidak tertunda pembayarannya, seperti pada 2018 akibat tidak tercapainya target penerimaan.

Target penerimaan dalam PAD pada 2018 yang ditetapkan sebesar Rp140 miliar lebih, namun hanya terealisasi Rp70 miliar lebih sebagai imbas dari kurang maksimalnya sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melakukan pengungutan pajak dan retribusi.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Bantu Pengungsi Polda Malut Bangun Dapur Umum

14 Januari 2026 - 00:46 WIT

Material Banjir Halbal Dibersihkan Tim Gabungan

12 Januari 2026 - 00:07 WIT

Aksi Polisi Terjang Banjir Empat Meter Selamatkan  Lansia dan Anak-Anak di Halbar

8 Januari 2026 - 21:05 WIT

Pemprov Pastikan Keberlanjutan Kesehatan Gratis di Malut

17 Desember 2025 - 19:40 WIT

Gubernur Malut Targetkan Tidak Ada Satupun Sekolah Tertinggal

14 Desember 2025 - 15:19 WIT

Trending di Malut