KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, terus berupaya memperbanyak pembangunan ruang publik, khususnya dalam bentuk taman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan fasilitas itu sekaligus memperluas kawasan ruang terbuka hijau.
“Membangun ruang publik di Ternate sebenarnya tidak mudah, karena lahan sangat terbatas, tetapi itu tidak menjadi kendala bagi Pemkot untuk terus membangun ruang publik,” kata Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Kota Ternate, Rizal Marsaoly di Ternate, Selasa.
Salah satu cara yang dilakukan Pemkot dalam mengatasi keterbatasan lahan membangun ruang publik adalah memanfaatkan sisa lahan di gedung perkantoran atau bangunan lainnya menjadi ruang publik, seperti yang dilakukan kawasan Benteng Oranje.
Selain itu, menurut dia, dalam setiap kegiatan reklamasi pantai untuk pembangunan berbagai infrastruktur, seperti jalan dan kawasan ekonomi, selalu dialokasikan lahan untuk pembangunan fasilitas publik.
Langkah itu telah dilakukan dalam reklamasi di Pantai Gamalama, yang kini dikenal dengan Taman Nukila dan reklamasi di Pantai Toboko dan Mangga Dua, yang kini dikenal dengan taman kota.



























