Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Malut

Harga Kopra Anjolk, Nilai Tukar Petani Ikut Nyungsep

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara Malut menyatakan Nilai Tukar Petani di provinsi tersebut alami penurunan drastis dari Oktober sebesar 97,99 pada November menjadi 1,37 persen akibat penurunan harga kopra.

“Bahkan, pada November 2018 Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 96,65 atau mengalami penurunan 1,37 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya pada Oktober 2018 yang tercatat sebesar 97,99,” kata Kepala BPS Maluku Utara (Malut), Misfahrudin di Ternate, Selasa.

Dia mengatakan, salah satu penyebab nilai tukar petani melemah adalah karena turunnya harga komoditas kopra.

Menurut dia, dari sepuluh provinsi di kawasan Indonesia Timur, terjadi kenaikan NTP di lima provinsi yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, dan Papua, masing-masing sebesar 1,00 persen, 0,05 persen, 1,74 persen, 0,39 persen dan 0,31 peren.

Sedangkan, lima provinsi lainya mengalami penurunan, di mana penurunan NTP terbesar terjadi di Malut sebesar 1,37 persen.

Dia menjelaskan, secara nasional NTP mengalami peningkatan pada November 2018 yaitu dari 103,02 menjadi 103,12 atau naik sebesar 0,09 persen.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Gubernur Bersama Wagub Pererat Ukhuwah Umat di Haltim

7 Maret 2026 - 00:11 WIT

Mantan Bupati Taliabu Bersaksi di Sidang Kasus Korupsi

24 Februari 2026 - 01:52 WIT

Kemenkum: Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual Cegah Pembajakan

21 Februari 2026 - 21:31 WIT

Gubernur Malut Minta Masyarakat Waspadai Potensi La Nina

20 Februari 2026 - 19:08 WIT

Pertamina Pastikan Stok BBM Terjaga di Maluku dan Papua saat Ramadhan

19 Februari 2026 - 21:09 WIT

Trending di Maluku