Sekilas Info

Pemkot Ternate Siapkan Rp12 Miliar untuk Kembangkan UKM

Burhan Abdurahman

KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) menyiapkan Rp12 miliar untuk mengembangkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang ada di Ternate.

"Tentunya untuk bidang perindustrian banyak sekali variabel di bidang industri itu dibagi dalam klafikasi ada industri kecil, industri besar dan ada juga dindusti kecil diklasifikasi lagi ada kerajinan dan itu kerajinanya sangat banyak di bidang perdagangan, adapun pembangunan pasar pengawasan barang beredar dan lainnya, sehingga harus dilakukan pembinaan," kata Kadis Perindag Kota Ternate, Nuryadin Rahman di Ternate, Sabtu.

Dia mengatakan, dalam tahapan pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) perubahan 2019 Disperindag melalui DPRD telah mendapat kucuran anggaran sebesar Rp12 miliar untuk diprioritaskan industri kecil dan menengah.

Dimana, anggaran Rp12 miliar terdiri dari ada belanja pegawai ada belanja barang dan jasa dan kemudian,dan total dari kegiatan- kegiatan itu. Rp12 miliar terdiri dari belanja barang modal Rp4 miliar karena dana di DAK untuk pengembangan tempat wisata, pembangunan lanjutan dan Rp1 miliar itu pembangunan dan mesin peralatan kemasan peralatan industri kecil dan menengah Rp1 miliar dan sisahnha untuk belanja pegawai dan belanja barang dan jasa.

Oleh karena itu, terkait dengan anggaran, pihaknya sangat apresiasi terhadap Badan anggaran (Banggar) DPRD, karena mendapat respon baik, mengenai kegiatan-kegiatan.

Apalagi, Disprendag adalah di bawah dari Kementerian, sehingga beban tugas dan kinerja terkait dengan kigiatan- kegiatan, tentu memang sangat bervariabel.

Sehingga, dengan adanya pembahasan adanya model baru yang melibatkan langsung oleh Banggar menjadi luar biasa, karena mampu mengkoordinir jika ada usulan program yang sama bisa diselesaikan secepat juga.

"Terkait dengan pendekatan banggar yang sangat objektif melakukan koreksi terhadap pelanggaran ini sangat baik dan sangat positif misanya ada usulan berbeda dengan kegiatan itu langsung dikoreksi dengan banggar dan itu sangat bagus dan ini luar biasa ini baru pernah terjadi beberapa priode terakhir dan luarbiasa kebijakan- kebijakan banggar dalam memiliki item, lalu kemudian mengkoreksi soal anggaran yang di rasionalisai dan ini luar biasa," ujarnya. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga