Sekilas Info

Konsultasi Publik Revisi Kajian Potensi Perikanan

KABARTIMURNEWS.COM, LANGGUR - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar konsultasi publik revisi kajian potensi sumber daya kelautan dan perikanan di kantor bupati, Rabu (7/11).

Pemkab Malra menggandeng tim peneliti dari Pusat Penelitian Pulau-Pulau Kecil Wilayah Pesisir dan Daerah Terluar, Universitas Pattimura Ambon yang diketuai DR James Abrahams S.Pi, M.Si.

Bupati M. Taher Hanubun dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Setda Kabupaten Maluku Tenggara, Abdul Hamid Ingratubun menyampaikan, konsultasi publik revisi kajian potensi sumber daya kelautan dan perikanan pada daerah pengembangan perikanan pertama wilayah Kei Kecil, memiliki momentum penting karena bertepatan dengan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2018-2023. Bersinergi dalam membangun Maluku Tenggara menuju tercapainya visi dan misi lima tahun kedepan.

Menurutnya keberadaan sumberdaya alam pesisir dan laut merupakan peluang bagi sumber pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional sekaligus sebagai wahana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sangatlah tepat apabila saat ini pemerintah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap sektor perikanan dan kelautan melalui konsep pengembangan kawasan kepulauan dengan mengedepankan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan,î tukas Bupati.

Menjadi tanggungjawab seluruh elemen di Bumi Larvul Ngabal terhadap pengelolaan dan pemanfaatan potensi sumberdaya kelautan dan perikanan.
Apalagi kegiatan kajian potensi sumberdaya kelautan dan perikanan tersebut, sejalan dengan program 11 M, yang merupakan program strategis pembangunan daerah 5 tahun, sebagai penjabaran dari visi misi pembangunan Kabupaten Malra, yakni mengembangkan sektor perikanan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan melalui optimalisasi perikanan tangkap dan budidaya dari hulu sampai hilir, yang diharapkan mampu mewujudkan harapan semua pihak.

Kegiatan ini diikuti pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkab Malra, camat, kepala ohoi, WWF IBAS, dan Loka Konservasi Biota laut Tual-LIPI. (KTL)

Penulis:

Baca Juga