KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Dinas Penindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara, akan memadukan pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) dengan pariwisata, melalui program Akselerasi Zona IKM Kepariwisataan (Azik).
“Melalui program Azik itu diharapkan pengembangan IKM akan memberi kontribusi positif terhadap pariwisata, begitu pula sebaliknya,” kata Kepala Disperindag Ternate, Nuriyadin A Rahman di Ternate, Maluku Utara (Malut), Senin.
Selain itu, ia akan menguatkan kordinasi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam mengusungan program dan kebijakan mengenai pengembang IKM dan pariwisata di daerah ini.
Menurut dia, program Azik yang akan diterapkan pada 2019 itu, dibagi dalam lima zona yakni zona pertama mencakup pengembangan IKM kerajinan di wilayah Tongole yang dipadukan dengan pengembangan objek wisata Cengkeh Afo di wilayah itu.
Zona kedua mencakup pengembangan IKM batik dan tenunan di wilayah Tubo yang dipadukan dengan pengembangan objek wisata sejarah dan budaya, kemudian zona ketiga mencakup pengembangan IKM pengolahan pala di wilayah Tobololo dipadukan dengan pengembangan wisata pantai Tobololo, Sulamadaha dan Jikomalamo.



























