Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Malut

Pemkot Ternate Dukung Kreativitas Seni Budaya

badge-check


Kota Ternate, Maluku Utara Perbesar

Kota Ternate, Maluku Utara

KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) mendukung kreativitas dan kebebasan masyarakat maupun anak muda dalam melakukan atraksi seni budaya dengan memanfaatkan benteng Ford Oranje sebagai destinasi wisata Ternate.

“Benteng Oranje sekarang sudah bagus, kalau dilihat zaman belanda itu ada tahanannya, ada rumah gubernur belanda, ada kuburan putri gubernur zaman belanda, tapi bulan sampai di situ saja, maka harus dilakukan sebaik mungkin agar bisa memberikan manfaat lebih besar dibandingkan kita melihat catatan sejarah,” kata Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman di Ternate, Selasa.

Oleh karena itu, Pemkot Ternate akan berupaya dalam sepanjang tahun benteng ini bisa di isi dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi generasi dan masyarakat yang akan datang.

Sehingga, Pemuda Kota Ternate memiliki banyak kemapuan untuk mengola benteng ini sebagai pusat perekonomian sebagaimana di pikirkan para pemudah berintlektual, agar bisa mewujudkan berbagai bentuk untuk menambah perekonomian Ternate lebih maju dan sejahtera.

“Pemerintah Kota Ternate akan mendukung kegiatan generasi muda yang dilakukan di benteng ini karena untuk masyarakat umum nya yang ada di Ternate,” ujarpnya. Selain itu kata orang nomor satu di kota Ternate ini bahwa dari beberapa pihak membantu visi-misi Pemerintah Kota Ternate dan visi-misi masyarakat sebagai kota budaya.

Olehnya itu, akan dilakukan program-program sebagaimana diinginkan masyarakat, karena, kebanyakan orang tahu di Ternate adalah kota budaya dan pemuda harus tetap pertahankan budaya yang ada supaya ke depan pemerintah sudah bisa mendesain apa yang diinginkan masyarakat.

“Ternate ini memiliki potensi yang cukup lengkap dan kalau di lihat dari sejarah, kita punya sudah ada lengkap karena kita punya catatan sejarah yang cukup banyak , apalagi di lihat dari kesultanan, kita punya tambah lengkap. Itu tidak semua daerah memiliki itu,” ujarnya.

Sedangkan, terkait dengan tenun daerah asli yang ditinggalkan, maka harus bangkitkan lagi, supaya tenun khas Ternate bisa dilihat oleh semua orang dan bagi siapa yang mau membuka produksi tenun di benteng ini, berati pemerintah siap membantu menyiapkan fasilitasnya.

Barang siapa yang membuka produk tenun akan dibantu supaya orang datang melihat secara langsung produksinya di sini dan hasil tenunan itu akan dijual. “Saya sudah katakan berapa banyak hasil tenun yang dibuat berarti diutamakan jajaran pemerintah yang harus membeli, biar itu mahal tetap saja pemerintah akan beli supaya bisa berkembang,” kata Burhan. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Dua WNA Pendaki Gunung Dukono Malut Ditemukan Meninggal Dunia

11 Mei 2026 - 02:44 WIT

Skandal Seragam Bank Maluku Rp17 Miliar: Bidik Tersangkan, Jaksa Kejar Pernyataan 250 Pegawai

8 Mei 2026 - 07:16 WIT

Kodam  Pattimura Salurkan Bantuan Perbaikan Mesjid di Maluku Utara

3 Mei 2026 - 23:49 WIT

Pangdam Pattimura Tinjau Wilayah Pascakonflik di Patani Barat, Pastikan Situasi Kondusif

16 April 2026 - 11:03 WIT

Polisi Kawal Kepulangan Warga Usai Bentrokan di Halmahera Tengah

8 April 2026 - 17:17 WIT

Trending di Malut