KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Ombudsman RI Provinsi Maluku Utara menyoroti pelaksanaan Seleksi CPNS 2018, khususnya pada pelaksanaan seleksi CPNS Kemenkumham yang hingga H-1 pelaksanaan, perangkat yang dibutuhkan untuk seleksi CPNS belum tersedia.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Malut, Sofyan Ali di Ternate, Senin berharap agar tidak ada peserta yang dirugikan atas ketidak jelasan lokasi seleksi.
“Keterlambatan vendor dalam penyediaan perangkat menyebabkan permasalahan di lapangan menjadi lebih rumit. Untungnya kesiapan panitia lokal dari Kanwil Kemenkumham bisa mengatasi hal ini dan langsung mengambil keputusan untuk memindahkan lokasi tes,” katanya.
“Ada pengalihan lokasi seleksi yang semula terjadwalkan di Aula Kampus Unkhair Akehuda ke Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Kota Ternate.
Sehingga, pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap Seleksi CPNS 2018 baik untuk Seleksi di Instansi vertikal, maupun Pemerintah Daerah yang dimulai pada tanggal 26 Oktober 2018.
Menurutnya vendor yang digandeng oleh Panselnas BKN pusat belum memahami kondisi di lapangan dan seharusnya sudah bekerja sama dengan pihak lain di daerah yang telah memiliki peralatan yang siap, serta harus ada koordinasi dengan panitia lokal lebih awal dan bukan mendatangkan perangkat dan jaringan yang baru seperti kejadian di Unkhair.



























