Sekilas Info

Massa Robohkan Pagar Kantor Bupati Morotai

IST

KABARTIMURNEWS.COM,TERNATE- Massa mengatasnamakan Barisan Orang Morotai (BOM) menggelar aksi di depan kantor bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Selasa, memprotes rencana penggusuran 17 rumah warga Desa Daruba, hingga merobohkan pagar kantor bupati.

Koordinator massa Azwan Kharie dalam orasinya menyatakan penolakan rencana pengusuran yang akan dilakukan oleh Pemkab Morotai, sambil membawa dua buah spanduk yang bertulisan reklamasi bukan solusi, serta meminta agar pemkab menghentikan rencana penggusuran rumah warga itu.

Aksi penolakan yang dilakukan oleh BOM ini, lantaran kebijikan yang dilakukan oleh Bupati Benny dinilai sangat menyusahkan masyarakat Darpan, padahal diketahui bahwa tanpa Desa Daruba itu Pulau Morotai tidak dikenal.

“Karena masyarakat Morotai yang berada di empat kecamatan, yakni Kecamatan Mortim, Morut, Morja dan Morselbar itu dan kalau mereka ke kota itu tak ada kata lain, selain menyebut kami ke Daruba,” kata Azwan Kharie, saat berorasi di depan kantor bupati itu.

Pihaknya minta kepada Bupati Benny agar segera menarik kebijakannya yang tidak pro terhadap rakyat Morotai, terutama warga Darpan sendiri dan kalau hal ini tidak dilakukan kemudian Bupati tetap saja lakukan pengusuran, maka kami akan ciptakan sejarah baru.

Menurutnya, kenapa reklamasi teluk Jakarta dihentikan, karena hukumnya tidak kuat, begitu juga yang saat ini terjadi desa Darpan.

“Bupati harus paham betul soal aturan, jangan datang ke lokasi dan mengatakan kepada warga Darpan dengan kata-kata yang tidak pantas dikeluarkan oleh seorang pimpinan. Masak Bupati bicara ngawur dan menyebut rumah ini akan digusur, jadi tidak lagi diperbaiki. Ini pemimpin macam apa, terus datang tiba-tiba langsung sampaikan secara spontan hal tersebut,” ujarnya pula.

Mereka meminta agar Bupati Pulau Morotai Benny Laos harus banyak belajar, karena pembangunan Water Front City (WFC) itu sangat disayangkan.

Sebelumnya, Bupati Pulau Morotai Benny Laos menyatakan Pemkab Morotai akan membangun WFC di Desa Daruba sebagai salah satu upaya mempercantik ibu kota kabupaten ini. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga