KABARTIMURNEWS.COM,TERNATE – Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara, Aliong Mus mengancam me-nutup aktivitas pertambangan PT Adi-dah Tangguh di Port Tolong Keca-matan Lede, jika anggaran CSR tidak di-gunakan untuk kemajuan pem-bangun-an di daerah setempat.
“Anggaran CSR harus digunakan untuk kemajuan pembangunan di Pu-lau Taliabu yakni, untuk pem-ba-ngun-an jalan, jembatan, sarana air bersih, listrik dan tenaga kerja lokal,” katanya di Ternate, Kamis.
Dia mengatakan, kalau kesepa-ka-tan ini tidak dilakukan maka aktivitas tam-bang di seluruh Kabupaten Pulau Taliabu harus ditutup.
Menurut bupati, tidak ada gunaya tambang mau bawah 1000 ton hingga 10,000 ton, jikalau tidak ada kepen-ting-an untuk daerah ini, lebih baik tam-bang ini akan ditutup saja.
“Gunanya tambang atau potensi alam diolah oleh para investor, harus-nya mendapatkan efek yang baik untuk daerah asal tambang itu sen-diri,” katanya.



























