Sekilas Info

Bandara Karel Sadsuitubun Berangkatkan JCH Tual-Malra

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,LANGGUR-Otorita Bandara Karel Sadsuitubun telah menyiapkan segala sesuatu guna kenyamanan keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

“Guna kenyamanan dan lancarnya keberangkatan JCH Tual dan Malra, kami telah mempersiapkan segala sesuatu sesuai rapat koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kota Tual maupun Kabupaten Malra, serta dua pemerintah daerah itu,” kata Kepala Bandara Karel Sadsuitubun, Anwar Hamid di Langgur, Jumat.

Ia mengatakan pihaknya bertugas memberangkatkan seluruh JCH baik Tual maupun Malra dari bandara Karel Sadsuitubun dengan baik menuju bandara Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sesuai jadwal, keberangkatan direncanakan untuk JCH Kota Tual tanggal 21 Juli, sementara JCH Malra diberangkatkan tanggal 23 Juli. “Maskapai yang digunakan yakni Sriwijaya Air, dan kita sudah koordinasikan kesiapannya untuk keberangkatan JCH menggunakan rute biasa atau umum. Kesiapan lainnya yakni barang bawaan atau bagasi JCH juga menjadi prioritas pihak bandara dan maskapai,” kata Anwar.

Ia mengungkapkan, penjagaan keamanan di bandara melibatkan aparat TNI dan Polri selain KP3 Bandara Karel Sadsuitubun. Sesuai rapat koordinasi baik dengan Pemerintah Daerah, Kantor Kemenag, Kepolisian, TNI, dan Pihak Maskapai, para pengantar JCH Tual maupun Malra akan dibatasi di luar pagar bandara.

Anwar berharap keberangkatan JCH tahun ini dapat berjalan sesuai koordinasi yang telah diatur. Prosedurnya, JCH menggunakan bis yang telah disediakan penyelenggara yang dapat langsung masuk ke apron Bandara dan langsung menuju pesawat.

Tahun ini, JCH asal Kota Tual yang berangkat sebanyak 105 orang, sedangkan asal Kabupaten Malra sebanyak 71 orang.

MTB DIBERNGKATKAN

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Piterson Rangkoratat didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten MTB, Benidiktus Fenyapwain melepas 10 calon haji (calhaj) dari wilayah itu untuk diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah, Jumat.

Pelepasan Calhaj yang bertempat di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten MTB dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan para pejabat lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten MTB. “Dari 10 calhaj, yang termuda berusia 18 tahun atas nama Muhamad Awal bin Sumaso, sedangkan yang tertua yaitu La Ode Sokowi berusia 73 tahun” kata Fenyapwain dalam laporannya.

Pemberangkatan jamaah calon haji (JCH) di Kabupaten MTB setiap tahun berjalan lancar berkat dukungan dan campur tangan dari semua pihak, terutama Pemkab MTB.Piterson Rangkoratat dalam sambutannya mengatakan, upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada JCH dari tahun ke tahun terus dilakukan untuk mencapai kesempurnaan.

“Pelayanan itu dimulai saat berada di Tanah Air, waktu keberangkatan, selama berada di Tanah Suci sampai dengan pemulangan ke Indonesia. Namun upaya tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi keterlibatan semua pihak dalam penyelenggaraan dan pelayanan,, sehingga pelaksanaan ibadah haji selalu berjalan baik dan lancar,” katanya.

Kepada para JCH, dia berpesan agar melaksanakan ibadah dengan tertib dan khusuk, menjaga nama baik tanah air, serta menaati semua aturan Pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, ibadah haji merupakan momentum yang ditunggu-tunggu oleh JCH, setelah menanti dengan sabar untuk memperoleh kesempatan menunaikan rukun Islam ke-5.

Oleh karena itu, untuk memperoleh predikat haji yang sempurna maka harus diawali dari niat yang tulus, dan diikuti dengan melaksanakan seluruh rangkaian manasik haji dengan baik. “Saya berharap, JCH memahami hakikat dari ibadah haji itu sendiri, bukan hanya ibadah secara fisik semata, melainkan juga ibadah batin. Ibadah haji hendaknya bermuara pada perubahan perilaku, dan semoga mendapat predikat haji mabrur, sehingga sekembalinya di Tanah Air tidak hanya berguna bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain, daerah, bangsa dan negara,” tambahnya.

(AN/KT).

Penulis:

Baca Juga