Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Uncategorized

Dua Nelayan SBB Ditemukan di Buru

badge-check


Dua Nelayan SBB Ditemukan di Buru Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Dua nelayan asal Desa Sole, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang dikabarkan hilang kontak saat melaut, akhirnya ditemukan selamat. Mereka terdampar di perairan laut Pulau Buru bagian Utara, Rabu (26/6), pukul 06.30 WIT.

Kedua nelayan selamat adalah Firman dan Efendi Retob. Mereka selamat dari maut setelah ditemukan seorang nelayan setempat, kemudian ditarik menuju Desa Waprea, Kabupaten Buru.

Kepada wartawan, Kepala Basarnas Ambon Muslimin mengaku, keduanya diketahui ditemukan saat tim Pos SAR Namlea melakukan operasi pencarian hari ke dua. Tim mendapat informasi dari masyarakat jika Firman dan Efendi sudah ditemukan.

Kedua korban saat ditemukan berada di atas satu unit longboat yang mereka gunakan untuk menuju rompong alias bagan ikan di perairan laut SBB. “Saat ditemukan, mesin longboat mereka dalam keadaan mati. Nelayan yang menemukan mereka lalu menarik mereka ke Desa Waprea,” jelasnya.

Mendapat laporan masyarakat terkait penemuan korban yang hilang, tim SAR kemudian menuju Desa setempat untuk memastikan kebenarannya. “Saat tim SAR sampai di sana pukul 12.00 WIT, ternyata benar mereka sudah ditemukan. Longboat yang mereka gunakan bernama Dewa Dewi,” terangnya.

Keduanya, tambah Muslimin, kini masih berada di Waprea dengan kondisi selamat. Desa Waprea sendiri berada di Pulau Buru bagian Utara. “Selanjutnya korban akan dijemput oleh Juragan atau pemilik Longboat untuk dibawah ke Desa Sole SBB,” katanya.

Dengan ditemukan kedua korban, Muslimin mengaku operasi pencarian korban hilang di perairan laut SBB, kemudian dinyatakan berakhir.

Kedua korban dikabarakan hilang kontak setelah menuju bagan ikan di perairan laut desa mereka, Senin (24/6) sekira pukul 07.00 WIT. Sebelum dinyatakan hilang, mesin longboat yang mereka gunakan diketahui mengalami kerusakan.

“Untuk dua nelayan Nikson Rahantali dan Jihad Tamber yang hilang kontak pada sekitar perairan laut antara Pulau Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara dan Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, hingga sore ini masih terus dicari,” tandasnya. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Komitmen Kapolda Maluku untuk Keadilan Kasus Oknum Brimob di Kota Tual

24 Februari 2026 - 02:05 WIT

Niat Camping Berujung Operasi Penyelamatan Dini Hari

9 Februari 2026 - 03:47 WIT

Dua Tersangka Pembacokan di Malra Diserahkan ke Jaksa

22 Januari 2026 - 23:39 WIT

Warga Banda Bicara, Minta Pemkab Malteng “Action” Atasi Layanan Kesehatan

12 Desember 2025 - 00:21 WIT

Penyidik Periksa 13  Saksi Terkait   Sianida di Ruko Batumareh

19 November 2025 - 01:45 WIT

Trending di Uncategorized