Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Nasional

Jaksa Agung Wacanakan Gabung Pidsus & Pidum Jadi JAM Operasi

badge-check


Jaksa Agung Wacanakan Gabung Pidsus & Pidum Jadi JAM Operasi Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.JAKARTA-Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan wacana penggabungan fungsi pidana khusus dan pidana umum pada Kejaksaan Agung menjadi Jaksa Agung Muda Operasi atau JAM Operasi.

Pada mulanya, dalam acara Seminar Nasional Refleksi Enam Bulan Implementasi KUHP dan KUHAP serta Bedah Buku di Jakarta, Rabu, Burhanuddin menjelaskan mengenai penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di Kejaksaan.

Selama menjelaskan, ia beberapa kali menyebut pidum, meliputi tentang pidum yang mengimplementasikan mekanisme alternatif penyelesaian perkara sebagaimana diatur dalam KUHAP.

Kemudian, ia pun mengungkapkan bahwa idealnya pidum dan pidsus digabung. Menurutnya, pemisahan dua fungsi tersebut kurang efektif dalam hal aturan pelaksanaan.

“Memang di kami ini sebenarnya idealnya gitu, adalah Jaksa Agung Muda Operasi, kemudian nanti ada pidana umum, pidana khusus sehingga aturan-aturan yang baku yang kami buat tidak dipisah-pisah seperti sekarang,” ucapnya.

Dengan penggabungan menjadi JAM Operasi, ia menilai akan ada penyelarasan aturan pelaksanaan yang selama ini terpisah antara pidum dan pidsus.

Namun, pemimpin Korps Adhyaksa itu menekankan bahwa penggabungan ini masih berupa wacana. Ia berharap ada masukan-masukan dalam pembahasan lebih lanjut ke depan.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa wacana ini merupakan langkah adaptif Kejaksaan dalam mendukung penyempurnaan pelaksanaan KUHP dan KUHAP.

“Sehingga di dalam pelaksanaan kita harapkan lebih mudah, lebih efektif, dan terutama adalah lebih murah lagi, tidak terlalu panjang antara perpisahan antara pidum dan pidsus,” katanya. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

DKPP Perkuat Kapasitas TPD di Wilayah Timur Indonesia

11 Mei 2026 - 15:05 WIT

Bandara Soetta Telah Layani 20.031 Calon Haji Indonesia ke Tanah Suci

11 Mei 2026 - 14:56 WIT

Pembenahan Sistem ASN Wewenang DPR Usai Putusan MK

30 April 2026 - 14:35 WIT

Menteri ESDM: Kondisi Pasokan Energi Nasional Tetap Terjaga

28 April 2026 - 14:21 WIT

Kecelakaan Kereta di Bekasi  Enam Orang Meninggal

28 April 2026 - 10:00 WIT

Trending di Nasional