Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Sepanjang 2025 Imigrasi Maluku Gagalkan Penyelundupan 37 WNA

badge-check


Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Maluku Doni Alfisyahrin Perbesar

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Maluku Doni Alfisyahrin

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON- Wilayah perairan Maluku yang luas dengan ribuan pulaunya kini bukan lagi ladang hijau yang mudah ditembus sindikat penyelundup manusia.

Sepanjang tahun 2025, Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Imigrasi Maluku mencatatkan sejarah baru dengan menggagalkan upaya penyelundupan 37 warga negara asing (WNA) yang mencoba melintas secara ilegal.

Langkah ini bukan sekadar penindakan rutin, melainkan capaian terbesar yang pernah tercatat di wilayah Bumi Raja-Raja dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku, Doni Alfisyahrin, mengungkapkan pola pengawasan kini telah berubah total. Jika dulu wilayah kepulauan yang luas sering dianggap sebagai celah karena keterbatasan personel, kini Imigrasi justru membalikkan keadaan dengan memperkuat fungsi intelijen di titik-titik paling rawan.

“Selama bertahun-tahun, belum pernah ada penggagalan penyelundupan manusia dalam skala besar seperti ini di Maluku,” ujar Doni di Ambon, Sabtu (21/2). Ia menegaskan keberhasilan ini adalah buah dari pemetaan wilayah yang lebih presisi.

Bukan tanpa alasan para WNA ini memilih jalur Maluku. Dengan karakteristik geografis yang memiliki banyak “pintu belakang” alias jalur tidak resmi, para penyelundup mencoba mengelabui petugas untuk menuju negara tetangga, seperti Australia. Mereka mengincar rute-rute sepi yang jauh dari pantauan radar otoritas resmi.

Namun, strategi “kucing-kucingan” ini mulai terpatahkan. Imigrasi Maluku kini tidak hanya menunggu di kantor, tetapi bergerak proaktif melakukan patroli dan pendalaman informasi di lapangan.

Doni menyadari menjaga kedaulatan di wilayah seluas Maluku tidak bisa dilakukan sendirian. Kuncinya ada pada Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Wadah kolaborasi lintas instansi ini menjadi mesin utama dalam pertukaran data dan operasi gabungan di lapangan.

“Kami ingin pengawasan ini komprehensif dari hulu ke hilir. Mulai dari saat mereka masuk, di mana mereka tinggal, hingga apa aktivitasnya, semuanya terpantau,” tegasnya.

Terkait beberapa isu pelanggaran orang asing yang sempat mencuat belakangan ini, Doni memastikan pihaknya tetap bekerja profesional. Tim di lapangan sedang melakukan verifikasi fakta dengan prinsip kehati-hatian agar penegakan hukum tetap berjalan adil namun tanpa kompromi.

Dengan pengawasan yang lebih responsif dan berbasis intelijen, Kanwil Imigrasi Maluku mengirimkan pesan jelas: kedaulatan wilayah adalah harga mati, dan setiap praktik penyelundupan manusia akan berhadapan dengan hukum yang tegas. (AN/KT)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polda Maluku Dalami Dugaan Kepemilikan 57 Burung Dilindungi

25 Juli 2026 - 20:50 WIT

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelajar Amerika-Eropa Diboyong Promosikan Banda Neira ke Mata Internasional

22 Juli 2026 - 22:21 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

Lindungi Tanah Ulayat dari Pencaplokan, Ketua DPRD Maluku Pasang Badan Kebut Perda Masyarakat Adat

22 Juli 2026 - 13:56 WIT

Trending di Maluku